Bangkit dan Kembali Meraksasa dengan Integritas Tinggi dan Semangat Baru

Bangkit dan Kembali Meraksasa dengan Integritas Tinggi dan Semangat Baru

Lembaga keuangan desa merupakan suatu lembaga sosial yang paling substansial yang berupaya untuk terus menggerakkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat didalamnya. Pembangunan ekonomi merupakan hal yang sangat sensitif. Hal itu dikarenakan pemberdayaan ekonomi desa tentunya membutuhkan peran masyarakat secara keseluruhan untuk dapat swadaya membangun desa dengan asas kemandirian.

Lembaga Perkreditan Desa / LPD Desa Adat Nangka yang dikomandoi oleh sosok I Ngurah Alit , membuktikan bahwa kesejahteraan sosial akan tercipta dalam sistem masyarakat yang stabil dan mempunyai semangat dan animo tinggi untuk senantiasa maju bersama. LPD Desa Adat Nangka yang berdiri pada tahun 1994 itu dahulu sempat redup, namun lewat tangan dingin I Ngurah Alit dalam melaksanakan amanah yang dipercayakan krama desa kepadanya, LPD Desa Adat Nangka kini dapat kembali eksis dan melaju dinamis.

Baca Juga : Terus Bergerak Masif Membentuk Lingkungan Masyarakat yang Produktif

Terhitung pada tahun 2009, lewat jalur musyawarah krama desa sepakat untuk kembali mengaktifkan LPD Desa Adat Nangka. Maka dengan cara mufakat I Ngurah Alit pun kemudian mendapatkan amanah untuk kembali merintis lembaga sosial itu dengan semangat baru.

Tentu ada berbagai tantangan yang harus dihadapi di awal merintis kembali Lembaga Perkreditan Desa ini, terutama dalam membangun kembali kepercayaan dan animo masyarakat desa. Namun dengan sikap gigih yang bertujuan untuk membangun desa tercinta I Ngurah Alit pun tidak sungkan untuk terjun langsung memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

Meski tak jarang pula sikap apatis dari masyarakat harus ia hadapi. Dalam hal ini I Ngurah Alit mempunyai mindset dan sikap untuk terus ‘berbesar hati’ dan terus menjalankan programnya secara rutin dan berkala.

Sikap berbesar hati ini memang terdengar sepele, namun jika ditela’ah lebih jauh sikap berbesar hati ini memiliki nilai kompleks untuk dapat mengendalikan pikiran dan keadaan. Dengan sikap itu juga nyatanya I Ngurah Alit perlahan namun pasti dapat meleburkan interpretasinya dengan lebih positif.

Seperti air yang dapat mengikis batu karang, langkah unifikasi yang dilakukan I Ngurah Alit pun berhasil membangkitkan lagi animo masyarakat Desa Adat Nangka untuk bersama – sama mengembangkan Lembaga Perkreditan Desa Ini.

Alhasil dalam kurun waktu satu tahun, LPD Desa Adat Nangka dapat kembali stabil dan terus melaju dengan kenaikan aset yang signifikan dari tahun ke tahun, hingga sekarang terus meraksasa seiring dengan bangkitnya infrastruktur dan perekonomian masyarakat.

Menurut I Ngurah Alit, LPD Desa Adat Nangka terus meluncurkan segala program dengan visi dan misi yang jelas, selaras dengan kebutuhan krama desa sebagai acuan dalam mewujudkan programnya. Dengan itu capaian target akan terealisasi sepenuhnya untuk membangun dan mengoptimalkan potensi Desa Adat Nangka.

Baca Juga : Bertindak Lokal, Berfikir Global dan Menjadi Lembaga yang Memberikan Asas Manfaat

Kepemipinan I Ngurah Alit dalam membangun dan mengorganisir LPD Desa Adat Nangka sudah tidak diragukan lagi. Pelayanan demi pelayanan pun terus menjadi hal pokok yang hingga saat ini ia kembangkan. Telah lebih dari 1 dekade lamanya menjadi orang yang memutar laju kemudi lembaga sosial ini, melewati jatuh bangun dan pahit getirnya merintis lembaga yang sekarang menjadi tonggak penopang pembangunan desa.

Dengan integritas dan kredibilitas yang dimilikinya, maka tak ayal LPD Desa Adat Nangka dapat kembali kokoh, sejalan dengan apresiasi masyarakat yang semakin solid.

I Ngurah Alit terlahir dari keluarga yang amat sederhana, orangtuanya merupakan seorang petani tulen dan juga peternak yang harus mencukupi hajat hidup kelima anaknya. Kehidupan yang serba pas – pasan membuatnya sedari kecil harus ikut serta membantu orang tuanya dalam memutar roda ekonomi keluarga, mulai dari membantu pekerjaan di ladang maupun membantu mengurus hewan ternak.
Meski dihadapkan dengan hidup serba pas – pasan, namun sikap gigih orang tuanya yang tanpa lelah terus mengutamakan nilai-nilai pendidikan untuk anak – anaknya. Hal itu jugalah yang menjadi energi pendorong bagi I Ngurah Alit untuk terus bisa melanjutkan sekolah.

Tekadnya pun menjadi semakin kuat, karena ia tahu betul perjuangan kedua orang tuanya yang tanpa lelah terus memprioritaskan kebutuhan pendidikannya. Dari pengalaman yang telah dilalui I Ngurah Alit, pada akhirnya ia juga menerapkan prioritas pendidikan kepada 3 orang anaknya, Anak pertama di jenjang sarjana ekonomi, anak ke kedua di jenjang kedokteran dan yang terakhir masih di jenjang sekolah menengah. Alhasil perjalanan hidup suami dari Ni Nengah Sutini inilah yang mungkin menjadi langkah awal yang membentuk pribadinya untuk dapat berdikari dan mempunyai integritas tinggi.

Hingga kini LPD Desa Adat Nangka terus berkontribusi untuk memenuhi kebutuhan desa dengan dana sosial dan asuransi, serta menjalankan fungsinya sebagai lembaga sosial kepada warga yang sedang terkena musibah. Bantuan sosial langsung pun digalakkan untuk penanggulangan bencana dan menjaga stabilitas ekonomi krama desa, terlebih dalam menghadapi karantina terkait pandemi covid 19 di warsa terakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published.