Jalankan Fungsi dan Dukungan Finansial Baik Untuk Krama Maupun Desa

Jalankan Fungsi dan Dukungan Finansial Baik Untuk Krama Maupun Desa

Tahun 1991, sebagai tahun awal I Made Sumantra memegang posisinya sebagai pimpinan atau pemucuk Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Adat Bias, yang berlokasi di Kabupaten Klungkung. Dengan modal yang tidak seberapa dimiliki LPD saat itu, sudah tak diragukan prajuru adat kesulitan mencari pemimpin. Hingga diakui I Made Sumantra, ada sedikit pemaksaan kepadanya untuk mau mengabdi mengelola keuangan desa, terlebih tak ada skill maupun pengalaman darinya bekerja di ranah tersebut.

Dari modal dua juta, pria kelahiran Kusamba, 23 Agustus 1968 ini, sukses manghantarkan LPD Desa Adat Bias dengan kepemilikan aset 12 miliar yang membawahi satu banjar yakni Banjar Bias. Gedung operasional yang awalnya berupa ruangan kecil, kemudian juga berhasil pindah dengan fasilitas gedung yang telah direnovasi pada tahun 1993.

Sesuai dengan fungsinya dalam memberikan dukungan dan bantuan jasa pengelolaan keuangan kepada krama desa dan juga pembangunan desa. LPD Adat Bias, bersama Desa Adat Bias menunjukkan kepedulian sosial karena telah mempercayakan LPD Adat Bias sampai telah berjalan 31 tahun ini, dengan membagikan sembako tahap pertama, berupa beras 10 kilogram, mie instan 20 bungkus, telur 15 butir, dan minyak goreng 1 liter, yang diberikan kepada 248 kepala keluarga yang terdiri dari krama marep/mipil, krama nyade, dan krama lansia.

Baca Juga : Berbelanja Atau Menyewa Kebutuhan Kebaya dan Aksesorisnya Cukup di Satu Tempat

Pada tahap kedua, sembako kembali dibagikan, mengingat krama di masa pandemi Covid-19. Sebagian besar bermata pencaharian di pelabuhan penyeberangan Banjar Bias menuju Nusa Penida. Sejak pandemi menyelimuti Bali, penyebrangan menuju Nusa Penida pun terpaksa ditutup. Sembako berupa 5,5 ton beras dan 2,5 ton pada 23 April 2020 lalu, kepada krama masing – masing 25 kilogram, yang terdiri atas krama marep/mipil, krama nyade, krama lansia.

Total dana yang dihabiskan dalam pembagian paket sembako kurang lebih senilai Rp 90 juta, yang merupakan dana dari LPD sebesar Rp 32 juta sisanya dari desa adat. Semoga bantuan ini benar – benar dapat membantu meringankan kesulitan yang dialami krama. Bantuan sembako ini setidaknya mampu mengurangi beban krama desa, di tengah perekonomian yang tengah sulit.

One thought on “Jalankan Fungsi dan Dukungan Finansial Baik Untuk Krama Maupun Desa

  1. I was extremely pleased to discover this page. I want to to thank you for ones time due to this wonderful read!! I definitely appreciated every part of it and I have you bookmarked to look at new information on your web site.

Leave a Reply

Your email address will not be published.