Kembali Bangkit dan Bersinar Dengan Sinergi dan Kolaborasi

Kembali Bangkit dan Bersinar Dengan Sinergi dan Kolaborasi

Diperlukan sinergi dan kolaborasi bersama dalam mewujudkan percepatan peningkatan ekonomi desa, salah satu caranya adalah adanya revitalisasi terhadap lembaga penggerak ekonomi desa yang dapat berkontribusi untuk memperluas kesempatan dan pendapatan desa dengan sumber daya yang ada.

Saat ini Lembaga Perkreditan Desa / LPD yang ada di Bali terus bertambah jumlahnya, dan banyak juga diantaranya yang dulu redup kini mulai bangkit kembali. LPD sebagai lembaga pengembang ekonomi dan infrastruktur milik desa adat memang secara konsisten menjalankan perannya sebagai lembaga kemasyarakatan dengan asas ’dari desa untuk desa’.

Sama halnya seperti LPD Desa Adat Seraya yang dipimpin oleh sosok bersahaja bernama I Nyoman Suryana Wisata. Berawal dari keinginan kuat krama desa untuk menggeliatkan kembali lembaga keuangan desa tercinta, maka dengan berbagai proses pelatihan dan penataran akhirnya dengan cara mufakat I Nyoman Suryana Wisata mengemban suatu amanah besar untuk memimpin laju pertumbuhan LPD Desa Adat Seraya yang sempat meredup.

Baca Juga : Sehat, Sejahtera, Mandiri dan Kuat Bersama KUD Timpag

Pembenahan demi pembenahan terkait pelayanan pun dilakukan I Nyoman Suryana Wisata untuk mengimbangi laju pertumbuhan industri global saat ini. Program-program yang dijalankan pun terus di pantau dan diselaraskan dengan isu – isu nasional yang ada, terlebih dalam warsa terakhir Indonesia harus berhadapan dengan situasi pandemi yang berdampak pada kemerosotan perekonomian di segala lini dan industri, termasuk Bali.

Hal ini tentu ditanggapai I Nyoman Suryana Wisata dengan sigap, program – program yang esensial dan berhubungan untuk membantu masyarakat yang terkena dampaknya pun digalakkan agar dapat terus menstabilkan kinerja dan fungsi awal LPD Desa Adat Seraya dibentuk, yaitu sebagai garda depan yang membantu perekonomian desa.

Dengan sumber daya LPD Desa Adat Seraya yang berlimpah, maka pengoptimalan infrastruktur adalah hal yang terus I Nyoman Suryana Wisata konsentrasikan arah kebijakannya, agar iklim usaha dapat lebih berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun daerah, sehingga dapat meningkatkan serta mendorong persaingan usaha yang lebih sehat dan berkeadilan.

Yang tak kalah penting bagi I Nyoman Suryana Wisata adalah peran penting dari sinergi tokoh masyarakat dalam menggerakkan suatu perubahan dinamis yang dapat memberikan makna dan manfaat yang besar bagi lembaga dan krama desa.

Perlahan namun pasti, dengan langkah sosialisasi secara langsung dan masif kepada masyarakat, beserta komitmen dalam mewujudkan berbagai program yang telah dirasakan langsung hasilnya bagi krama. Kini LPD Desa Adat Seraya dapat mendorong kembali animo masyarakat untuk tergabung membangun desa melaui LPD.

Berbicara tentang kunci suksesnya, I Nyoman Suryana Wisata meyakini bahwa sikap komitmen dalam bekerja adalah faktor utama yang menjadi modal penting dalam menjalankan kewajibannya. Karena dengan sikap itulah menurutnya seorang insan dapat terus tangguh, walau diterpa berbagai cobaan dan jatuh bangun dalam prosesnya.

LPD Desa Adat Seraya, kini semakin menjaga sinergi dengan krama dan perangkat pemerintahan desa dalam peningkatan kesejahteraan. Hal itu terbukti, peningkatan baik dari segi pelayanan hingga sistem kinerja pun kini semakin bergerak dinamis seiring dengan tumbuhnya daya gabung masyarakat yang semakin terkonsolidasi.

I Nyoman Suryana Wisata tumbuh dan dibesarkan dari keluarga yang amat sederhana orang tuanya dahulu menjabat sebagai Perbekel Desa. Dibesarkan oleh suri tauladan sosok orang tua yang bersahaja dan pekerja keras, menjadikan I Nyoman Suryana Wisata tetap mendapatkan momen-momen indah yang penuh keceriaan, kehangatan dan kasih sayang orang tua tercinta.

Baca Juga : UD. Putri Dugul Tunjukan Kepedulian Mensejahterakan Ekonomi Para Petani dan Peternak

Meski keadaan ekonomi keluarganya saat itu terbilang pas – pasan, hal itu tak menjadi penghalang bagi orang tuanya untuk terus berjuang mengedepankan kebutuhan pendidikannya. Alhasil, hal itu juga yang akhirnya menjadi landasan tekad I Nyoman Suryana Wisata yang selalu ia pegang teguh, dengan berjanji pada diri sendiri bahwa pendidikan adalah bekal pokok bagi masa depannya.

Alhasil dengan sikap disiplin dan tekad yang kuat, ia pun berhasil menuntaskan studi keperawatannya dengan gemilang dan langsung mengabdikan diri dengan ilmu yang ia punya untuk melayani masyarakat dengan bekerja di salah satu rumah sakit di Bali.

Setelah pensiun dari pekerjaannya sebagai pelayan kesehatan masyarakat. I Nyoman Suryana Wisata pun kembali mendapatkan kesempatan untuk mengabdikan diri memajukan desa, melalui Lembaga Perkreditan Desa.

Memang butuh proses dalam penitian dan adaptasi ritme kinerjanya, terlebih dengan latar belakang ilmu dan pengalamannya yang berbeda.

Namun dengan kegigihan, komitmen serta sinergi yang kuat, I Nyoman Suryana Wisata membuktikan bahwa doa yang dileburkan dengan kerja keras akan berbuah manis pada waktunya. Ia pun meyakini bahwa perjalanannya hingga sampai di titik ini tidaklah lepas dari campur tangan Tuhan yang selalu membuka pintu kesempatan baginya.

Dengan tanggung jawab dan amanah yang ia pegang saat ini, I Nyoman Suryana Wisata masih mengingat akan wejangan orang tuanya sampai sekarang. “Bahwa hidup harus kaya akan wawasan ilmu agar dapat bermanfaat bagi masyarakat dan mengabdikan diri untuk memajukan desa tercinta”.

Leave a Reply

Your email address will not be published.