Memaksimalkan Manfaat Produk LPD Desa Adat Sukahet Demi Laju Pertumbuhan Positif LPD

Memaksimalkan Manfaat Produk LPD Desa Adat Sukahet Demi Laju Pertumbuhan Positif LPD

Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Bali, tak sedikit yang mampu meraih laba, meski terkait kondisi pandemi yang sempat memberikan dampak krisis hampir di seluruh sektor. Salah satunya adalah LPD Desa Adat Sukahet, hal ini tiada lain berkat kepercayaan krama telah menjadi nasabah setia, yang paham betul bahwa LPD tak hanya membantu dalam pengelolaan keuangan dalam jangka panjang, manfaatnya pun lebih luas, yakni memberikan kontribusi poisitif bagi pembangunan Desa Adat Sukahet.

Sebagai anak dari bendesa adat, sekaligus mantan aparat kepolisian, I Gusti Agung Indra Gunawan pun memiliki insting seperti ayahnya untuk mengabdi kepada desa kelahiran Desa Adat Sukahet, Kabupaten Karangasem. Tanpa banyak basa basi, sejak pria kelahiran Tilabeng, 1 Juni 1980 dipercaya dan menerima kepercayaan dari prajuru desa dan stakeholder LPD Sukahet untuk memegang tongkat pimpinan terhitung sejak Juni 2006.

Baca Juga : Berbagi Harapan Untuk Masa Depan

Jujur sempat ada beban mental, karena tak hanya ayah yang yang merupakan tokoh masyarakat, kerabat lain yang juga ambil bagian sebagai tokoh masyarakat, sebuah keharusan baginya untuk menjaga jaga nama baiknya, hal ini membuatnya sangat berhati – hati dalam mengambil keputusan yang berhubungan dengan LPD Sukahet. Untuk penerimaan transaksi yang dilakukan oleh krama yang notabenenya pemilik dari LPD adalah krama desa adat itu sendiri, anak terakhir dari sembilan bersaudara ini, menjalankan kewajiban sebagai pemimpin dengan sebaik – baiknya, tanpa ada yang dikurang – kurangkan atau dilebih – lebihkan, astungkara jika sudah tetap berada di jalur positif, kepercayaan krama akan tumbuh dengan sendirinya, ucapnya sederhana.

Melalui program – program yang dijalankan LPD Sukahet diharapkan dapat terus menumbuhkan kepercayaan krama, seperti dalam meringankan beban krama-nya yang tidak perlu mengeluarkan biaya peturunan dalam kegiatan upacara – upacara keagamaan, yaitu memberikan biaya subsidi di 13 banjar, ngaben masal dan lain-lain. Di era digitalisasi, LPD Sukahet sudah menerapkannya sejak lima tahun lalu, meliputi LPD Mobile, M-banking, yang akan mempermudah nasabah melakukan pengecekan saldo tabungan, mengurangi kesalahan dalam pemungutan tabungan dan sistem pemungutan kredit. Untuk fasilitas modern lainnya, seperti mesin ATM masih dalam tahap pembelajaran, apakah benar – benar sudah dibutuhkan krama. Bila sudah dinyatakan siap, LPD Sukahet juga tak jarang akan membagikan informasi tersebut di akun media sosial mereka, baik itu Facebook maupun Instagram.

Baca Juga : Wanita Independen Sukses Sebagai Pengusaha Sekaligus Tulang Punggung Keluarga

Ditengah situasi pandemi covid-19, LPD Desa Adat Sukahet patut berbangga karena nilai aset tidak menurun secara signifikan dan mampu meraih laba hingga Rp 1 miliar, hal ini diungkapkan dalam kegiatan Laporan Pertanggungjawaban LPD Sukahet, Februari 2022 lalu, bertempat di Pura Puseh Sukahet. Begitu juga dengan aset, dari pertama menduduki kursi pimpinan dengan modal awal Rp. 5 juta, LPD Sukahet kini sudah mencapai aset Rp. 52,8 miliar. Sebagai bentuk apresiasi kepada krama, telah disiapkan dua unit sepeda motor untuk di undi kepada krama yang beruntung dan 20 persen dari laba tersebut yakni sebesar Rp 200 juta diserahkan ke Desa Adat sebagai dana pembangunan.

Tentunya sangat bersyukur atas pencapaian yang didapatkan LPD Sukahet, secara keseluruhan berita baik ini berkat dukungan dan kepercayaan serta pertisipasi seluruh krama desa adat dalam memanfaatkan produk – produk serta pelayanan yang diberikan oleh LPD Sukahet dengan staf berjumlah 16 orang tergolong mampu memberikan terbaik mereka kepada krama Desa Adat Sukahet. I Gusti Agung Indra Gunawan berharap, di tahun 2022 ini, seiring pandemi yang sudah berganti status menjadi endemi, sehingga segala sektor pekerjaan mulai bangkit kembali dan tahun mendatang citra LPD terus mengalami pertumbuhan positif dan sehat, sehingga terus bisa berkontribusi terhadap pembangunan di desa adat maupun peningkatan kesejahteraan krama.

Leave a Reply

Your email address will not be published.