Menumbuhkan Semangat Kerjasama Dengan Sistem Kerja Sehat

Menumbuhkan Semangat Kerjasama Dengan Sistem Kerja Sehat

Air merupakan salah satu sumber daya alam yang dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat. Setiap lini kegiatan manusia pun tidak lepas dari sumber daya air yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari maupun kebutuhan industri.

Kebutuhan masyarakat akan air bersih terus bertambah dan meningkat, terutama pada era globalisasi saat ini, kebutuhan air harus sesuai dengan kuantitas dan kualitasnya. Oleh karena itu, untuk memenuhi segala kebutuhan air bersih, maka pemerintah membutuhkan PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) untuk mewujudkan tujuan itu.

Hal itu juga yang menjadi landasan utama Perumda Tirta Danu Arta (PDAM Kabupaten Bangli) dalam mengupayakan peningkatan kinerja dan pelayanannya. Terhitung pada 19 Desember 2019, sosok putra daerah, I Dewa Gede Ratno Suparso Mesi, S.T atau lebih akrab dipanggil Dewa Rono pun akhirnya terpilih untuk menjalankan sebuah amanah memimpin PDAM Kabupaten Bangli.

Baca Juga : Apapun Berlandaskan Kebaikan Pasti Akan Menuai Hasil yang Baik

Dalam kurun waktu dua tahun masa kepemimpinannya, Dewa Rono pun menjalankan fungsinya sebagai lokomotif utama yang menangani, mengatur dan menjalankan PDAM Kabupaten Bangli yang terbukti dapat melaju pesat dan terus bergerak dinamis dalam hal pelayanan dan program yang dijalankan.

Berbagai manuver dan pembenahan sistem organisasi pun dijalankan demi merangkul dan membangkitkan animo masyarakat terhadap air bersih. Perwujudan transisi ini, menjadi hal yang sangat krusial terlebih untuk menjaga ritme kinerja dalam mengimbangi kebutuhan masyarakat akan air bersih yang terus melonjak di setiap bulannya.

Menurut Dewa Rono, dalam hal kinerja PDAM tidak sama dengan perusahaan swasta murni yang selalu mengacu kepada keuntungan. Salah satu tujuan PDAM yakni ikut serta dalam melaksanakan pembangunan daerah dan pembangunan ekonomi nasional yang sejalan dengan kesehatan masyarakat dalam pemenuhan air bersih. Ditegaskan bahwa PDAM memiliki tugas pokok pelayanan umum dan menjalankan tugasnya sebagai lembaga yang diharapkan mampu menghasilkan dana sendiri untuk dapat mengembangkan tingkat pelayanan terkait penyediaan air bersih.

Upaya meningkatkan serta mempertahankan kondisi yang sudah dicapai, menjadi tantangan sendiri bagi Dewa Rono dalam memutar tongkat estafet kepemimpinan. Untuk mewujudkan hal tersebut, visi dan misi yang telah ditetapkan haruslah sejalan dengan pencapaian tujuan. Maka dari itu perwujudan program subsidi dan pembentukan tim reaksi cepat (TRC) untuk penanganan pengaduan masyarakat pun menjadi inovasi sekaligus garda depan terjalinnya hubungan yang sehat antara lembaga dan masyarakat.

Lebih jauh arus era digital yang semakin deras pun harus diimbangi dengan kesigapan sistem – sistem informasi. Mensiasati hal ini Dewa Rono pun secara cekatan dan taktis melakukan kerjasama dengan berbagai instansi, seperti perbankan, PT. Pos, dan pihak ke III lainnya untuk mendongkrak dan memfasilitasi pembayaran rekening air secara online. Aplikasi berbasis android pun diwujudkan agar masyarakat dapat memantau pembaca meter air yang digunakan. Semua langkah tersebut digalakan agar data yang dihasilkan terakurasi dengan baik, serta terhindar dari manipulasi data.

Hingga saat ini Perumda Tirta Danu Arta (PDAM Kabupaten Bangli) terus bertumbuh dengan program-program yang dijalankan, didukung dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berkapasitas di bidangnya. Menjadikan kredibilitas Perumda Tirta Danu Arta (PDAM Kabupaten Bangli) sudah tidak diragukan lagi.

Ditanya tentang kunci suksesnya dalam menjalankan peran dan fungsinya sebagai pemimpin, Dewa Rono meyakini bahwa mengoperasikan sistem kerja yang sehat serta menumbuhkan semangat kerjasama internal merupakan hal yang paling esensial dalam tercapainya visi dan misi yang dijalankan. Tentunya, aspek SDM dari sisi kuantitas maupun kualitas dapat dilihat dari knowledge, skill, dan attitude. Maka proses peningkatan kemampuan, pengetahuan dan keterampilan merupakan capacity building yang harus berjalan beriringan dengan sikap dan prilaku.

Baca Juga : Karena Good Attitude Dipercaya Masyarakat Sebagai Pimpinan LPD

Dapat sukses dengan karir yang gemilang, tentunya seorang insan harus melalui berbagai penempaan terlebih dahulu yang membentuk mental positifnya. Sebelum aktif mendedikasikan diri sebagai pelayan masyarakat. Dewa Rono sebelumnya merupakan seorang kontraktor yang juga aktif dalam organisasi kontraktor ‘Gapensi’dengan menjabat sebagai sekretaris. Menggeluti profesi sebagai kontraktor lebih dari sepuluh tahun memberikannya banyak relasi di berbagai lapisan, baik dari kalangan pebisnis hingga pemerintahan. Alhasil, relasi itu juga yang menghantarkannya berkecimpung di dalam organisasi politik yang membentuk mentalnya dalam menjalankan dan mengkoordinasi suatu organisasi dan lembaga.

I Dewa Gede Ratno Suparso Mesi, S.T terlahir dari keluarga sederhana, orang tuanya berprofesi sebagai petani. Ia adalah bungsu dari 5 bersaudara. Maka suri tauladan kakaknya dalam keseharian pun turut membentuk kepribadiannya, terlebih dalam sikap disiplin untuk menuntut ilmu pendidikan. Meski terlahir dari keluarga sederhana dan jauh dari kata mewah. Kedua orang tua dan kakak – kakaknya tak pernah letih dan gigih berjuang agar ia mendapatkan pendidikan yang baik. Hal itulah yang menjadi pendorongnya untuk selalu serius dan tekun jika itu sudah menyangkut hal pendidikan. Karena ia tahu betul dibalik itu semua terdapat perjuangan dan susah payah orang tua dan kakaknya dalam menyokong setiap kebutuhan pendidikannya.

Tentunya perjuangan keluarga itu juga yang kemudian menjadi tekad dan semangat kuat Dewa Rono untuk dapat berdikari dan mengubah garis takdir hidupnya. Orang yang memiliki kegigihan tinggi tidak secara pasif menunggu hal – hal baik datang dengan sendirinya, tetapi mereka berupaya menciptakan hal – hal yang lebih baik bagi masa depannya. Seperti sosok Dewa Rono yang terus belajar dari berbagai perjuangan hidupnya. Mulai dari mengembangkan bisnis, aktif berorganisasi dan politik, hingga ditunjuk menjalankan amanahnya sebagai pemimpin suatu kelembagaan daerah.

3 thoughts on “Menumbuhkan Semangat Kerjasama Dengan Sistem Kerja Sehat

Leave a Reply

Your email address will not be published.