I Nyoman Giri Prasta, S.Sos Dari Anak Mantri menjadi Wakil Gubernur Bali

HARIANRAKYATBALI.COM – I Nyoman Giri Prasta resmi dilantik sebagai Wakil Gubernur Bali oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta pada 20 Februari 2025, mendampingi Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M untuk memimpin Bali selama 2025 hingga 2030.

Giri Prasta lahir pada 19 Maret 1972 di Desa Pelaga, Petang, Badung. Pendidikan formalnya dimulai di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Pelaga (1978-1984). Ia kemudian melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Petang (1984-1987) dan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Abiansemal (1988-1991). Setelah menyelesaikan pendidikan di jenjang SMA, Giri Prasta sempai mengahadapi berbagai tantangan sebelum akhirnya melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Ia akhirnya melanjutkan ke Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP) Margarana Tabanan, yang memberikan dasar akademik yang kuat dalam perjalanan karir politiknya.

Meski terlahir dan tumbuh di lingkungan keluarga yang sederhana, nyatanya orangtua Giri Prasta memiliki peran penting di kalangan masyarakat terutama di bidang kesehatan. Ayahnya, Nyoman Sukarta adalah seorang mantri kesehatan yang dikenal dengan jiwa sosialnya dengan tulus mengabdi untuk Masyarakat. Ibunya, Ni Ketut Suwiti, adalah seorang bidan yang membantu persalinan dan memberikan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak di desanya.

Dahulu, para mantri dan bidan tidak diberikan upah berupa uang jika menolong orang sakit atau melahirkan. Mereka hanya diberikan hasil bumi sebagai bentuk terimakasi warga atas dedikasinya. Historikan ini yang kemudian menjadi salah satu pemicu Giri Prasta untuk memberikan pelayanan di bidang Kesehatan maupun sosial lainnya ketika dirinya dilantik dan aktif menjabat sebagai Bupati Badung 2 periode.

Giri Prasta Menikah dengan Ni Kadek Seniasih dan dikaruniai tiga orang anak, yakni Ni Putu Diana Putri, I Made Bima Nata, dan Ni Komang Sundari Dewi.

Karir Politik

Parlemen
I Nyoman Giri Prasta memulai karir dalam dunia politik sebagai politikus dan sukses meraih kursi DPRD Badung pada pemilihan legislatif tahun 2004-2009. Lalu dilanjutkan pada periode berikutnya (2009-2014) dan dipercaya menjadi Ketua DPRD Badung periode 2011-2015 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Giri Prasta lantas mencatatkan sejarah dengan menjadi ketua DPRD Badung termuda saat itu dalam sejarah Gumi Keris.

Selama menjabat sebagai ketua DPRD, Giri Prasta berhasil meningkatkan kinerja lembaga legislatif tersebut serta menjalin hubungan yang harmonis dengan daerah dan berbagai elemen Masyarakat.

Bupati Badung
Kesuksesan Giri Prasta sebagai Ketua DPRD Badung membawanya pada kesempatan menjadi calon Bupati Badung pada Pemilihan Bupati (Pilbup) 2015. Berpasangan dengan I Ketut Suiasa, Giri Prasta berhasil memenangkan Pilbup Badung dengan perolehan suara yang signifikan kemudian ia dilantik sebagai Bupati Badung pada 17 Februari 2016.

Sebagai Bupati Badung, Giri Prasta focus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagi program pembangunan yang inovatif dan berkelanjutan. Dirinya menekankan pentingnya pembangunan pada sektor infrastruktur, pariwisata yang berbasis ramah lingkungan dan peningkatan pada kualitas pendidikan serta kesehatan.

“Badung Angelus Buana” merupakan salah satu program unggulan yang di keluarkan Giri Prasta, dimana program ini ialah program Badung berbagi untuk Bali dalam membantu pembangunan fisik dan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Giri Prasta juga mendorong pengembangan sektor pertanian dan perikanan melalui pemberian bantuan modal, pelatihan dan pendampingan kepada petani dan nelayan. Ia juga turut aktif mempromosikan produk-produk UMKM warga Badung agar dapat bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Keberhasilan Giri Prasta dalam memimpin badung membawanya kembali terpilih sebagai Bupati Badung periode kedua pada Pilbup Badung 2020. Ia kembali berpasangan dengan I Ketut Suiasa dan berhasil meraih kemenangan dengan memperoleh suara yang lebih besar dari sebelumnya.

Wakil Gubernur Bali
Giri Prasta mengambil langkah baru dalam karir politiknya pada tahun 2024 dengan mancalonkan diri sebagai Calon Wakil Gubernur Bali mendampingi I Wayan Koster dalam Pemilihan Umum Gubernur Bali tahun 2024 setelah dirinya mendapatkan rekomendasi dari PDI-P.

Pasangan Koster-Giri berhasil memenangkan Pilgub Bali 2024 dengan perolehan suara yang meyakinkan dan dilantik pada 20 Februari 2025. Giri Prasta berkomitmen untuk mendukung visi dan misi Gubernur Bali Terpilih yakni I Wayan Koster dalam membangun Bali yang lebih maju, Sejahtera dan berkelanjutan. Ia akan fokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik, pengembangan sektor pariwisata yang berkulitas, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat Bali.

Giri Prasta Aktif Sejak Usia Muda

Selain aktif di dunia politik, I Nyoman Giri Prasta juga memiliki pengalaman yang luas dalam berbagai organisasi kemasyarakatan. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Pelaga (1998-2015), Sekretaris Tim Verifikasi PPK Petang (2000-2005), Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI-P Kecamatan Petang (2005-2010), dan ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Badung (2010-sekarang).

Artikel ini di ambil dari sumber :

  1. Wikipedia.org
    I Nyoman Giri Prasta, https://id.wikipedia.org/wiki/I_Nyoman_Giri_Prasta
  2. Detik.com
    Perjalanan Giri Prasta dari Badung Jadi Wagub Bali, https://www.detik.com/bali/pilkada/d-7787069/perjalanan-giri-prasta-dari-badung-jadi-wagub-bali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *