Viral Mobil Tangki Modifikasi Isi Pertalite di SPBU Denpasar, Polresta Lakukan Penyelidikan

DENPASAR – Sebuah video yang memperlihatkan mobil tangki yang telah dimodifikasi mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU No. 54.801.42, Jalan Tukad Yeh Aya, Panjer, Denpasar Selatan, viral di media sosial. Menanggapi hal tersebut, jajaran Sat Reskrim Polresta Denpasar kini tengah melakukan penyelidikan.

Dalam video yang beredar, terlihat sebuah mobil melakukan pengisian Pertalite dengan kapasitas penampungan yang tidak wajar. Kendaraan tersebut diduga telah dimodifikasi dengan tambahan tangki penampung BBM di bagian dalam mobil.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan penyelidikan dilakukan mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.Berdasarkan informasi awal, peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 23 Februari 2026 sekitar pukul 12.17 Wita.

“Dari hasil penyelidikan sementara, kendaraan yang melakukan pengisian BBM tersebut merupakan mobil Kijang berwarna hijau yang diduga telah dimodifikasi dengan tempat penampungan tambahan di dalam kendaraan,” ujar Iptu Adi Saputra Jaya, Jumat (6/3/2026).

Baca Juga : 17 PMI Asal Jembrana di Timur Tengah Dipantau Intensif, Antisipasi Dampak Konflik

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Opsnal Sat Reskrim Polresta Denpasar yang dipimpin Kanit Reskrim IPTU Joko Wijayanto langsung melakukan penyelidikan ke lokasi pada Rabu, 4 Maret 2026 sekitar pukul 13.00 Wita.

Dalam penyelidikan awal, petugas turut menginterogasi manajer SPBU setempat. Dari keterangan yang diperoleh, memang terjadi pembelian Pertalite oleh pengendara mobil Kijang hijau pada 23 Februari 2026 sekitar pukul 12.17 Wita. Kendaraan tersebut diketahui menggunakan tempat penampungan BBM yang telah dimodifikasi.

Selain itu, polisi juga mendalami asal-usul video yang viral di media sosial tersebut. Berdasarkan informasi sementara, video itu direkam oleh dua pria yang datang menggunakan mobil berwarna putih dengan nomor polisi S 1686 HR.

Saat ini, pihak Polresta Denpasar masih melakukan pendalaman lebih lanjut, termasuk rencana pemeriksaan terhadap manajemen SPBU untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran dalam proses penyaluran BBM bersubsidi.

“Anggota Sat Reskrim Polresta Denpasar masih melakukan penyelidikan terkait video viral tersebut, termasuk memeriksa pihak manajemen SPBU serta pihak-pihak yang terkait,” pungkasnya. (prp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *