Desa Rianggede, Penebel, Tabanan memanglah terkenal dengan sumber daya alam yang berlimpah beserta hasil buminya yang tersebar di penjuru tanah dewata, maka tak ayal jika mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani.
I Wayan Suarma meyakini bahwa dengan adanya sebuah lembaga intermediasi keuangan seperti koperasi, hal itu dapat membantu masyarakat untuk menaiktingkatkan usaha dan juga produksinya. Sehingga dengan sirkulasi itu pertumbuhan ekonomi desa dapat kokoh sejalan dengan pemenuhan basis ekonomi mandiri masyarakatnya.
Baca Juga : Pemuda Berdikari Sukses Membangun Klinik Fisioterapi Dengan Niat Membantu Masyarakat Hidup Sehat

Memang pada dasarnya pembentukan ‘KSU Sri Sedana Murthi’ dicita-citakan untuk menopang kekuatan ekonomi petani desa agar dapat terus berdaya saing baik skala lokal maupun nasional. Sehingga pertumbuhan ‘KSU Sri Sedana Murthi’ pun hingga kini bertumbuh seiring dengan landasan nilai-nilai spiritual dan budaya masyarakatnya.
Sinergi dan komunikasi antara pengelola, badan pengawas dan para anggota pun ia jalankan dengan transparan. I Wayan Suarma menyatakan bahwa hal yang paling fundamental dalam menjalankan lembaga keuangan masyarakat adalah menyangkut komunikasi dan transparansi.
Selain itu dengan adanya komunikasi yang baik, kedekatan emosional pun dapat terjalin sehingga dengan itu program – program yang dirancang ‘KSU Sri Sedana Murthi’ kemudian dapat mengena dengan kondisi masyarakat yang ada.
