Dalam hal ini, pengembangan inovasi yang dimaksud I Wayan Suteja adalah bagaimana lembaga dapat mendorong berkembangnya sistem jaringan ekonomi kerakyatan di suatu wilayah agar memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan cepat terhadap segala perubahan yang terjadi, baik ditingkat domestik maupun global.

Dalam menjalankan amanahnya sebagai pimpinan lembaga keuangan desa, I Wayan Suteja pun senantiasa untuk menjamin suatu perkembangan lembaga agar selalu selaras dengan nlai-nilai luhur dan kebudayaan di wilayahnya.
Pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kemandirian dan kapasitasnya untuk berperan aktif dalam kelembagaan ekonomi pun terus ditingkatkan agar ketahanan dan kemajuan perekonomian wilayah terus bergerak dengan asas kekuatan sendiri seiring keterlibatan seluruh partisipasi masyarakat.
Baca Juga : Pemuda Berdikari Sukses Membangun Klinik Fisioterapi Dengan Niat Membantu Masyarakat Hidup Sehat
Maka langkah unifikasi, sinergitas dengan tokoh masyarakat dan perangkat pemerintahan desa menjadi hal yang terus digalakkan oleh I Wayan Suteja agar sosialisasi mengenai fungsi lembaga ini dapat semakin terkonsolidasi.

Sosok Bendesa Adat bernama I Nyoman Suarka pun menjadi energi penting yang mengupayakan jalannya lembaga terus berperan dalam menaiktingkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan sumber daya wilayah yang dimiliki.
Bagi sosok I Nyoman Suarka, perekonomian adalah salah satu unsur penting dalam kesejahteraan penduduk. Maka pengelolaan LPD yang baik akan memberikan sumbangan penting bagi masyarakat. Artinya, bila lembaga ini dapat kuat dan semakin berkembang, semakin terbuka pula peluang bagi anggota dan masyarakat terhadap aktivitas ekonomi dan pertumbuhan infrastrukturnya.
