5 Manfaat Karbohidrat Ubi Jalar, Turun Berat Badan hingga Umur Panjang

5 Manfaat Karbohidrat Ubi Jalar, Turun Berat Badan hingga Umur Panjang

Dengan meningkatnya popularitas diet ketogenik atau keto, reputasi karbohidrat menjadi sangat buruk akhir-akhir ini. Meski demikian, -sebenarnya, tidak semua jenis karbohidrat buruk. Ada beberapa jenis karbohidrat yang justru berperan penting untuk kesehatan. Faktanya, banyak penelitian yang menunjukkan, karbohidrat dalam ubi jalar bermanfaat untuk kesehatan.

Mulai dari menurunkan risiko sejumlah penyakit, hingga membantu menciptakan tubuh yang lebih langsing. Nah, coba simaklah manfaat-manfaat dari mengonsumsi ubi jalar berikut ini:

1. Menurunkan berat badan Penelitian menunjukkan, makan ubi jalar sebenarnya dapat membuat kita lebih mudah untuk menurunkan berat badan

Selain itu, dalam sebuah studi tahun 2019 yang diterbitkan di Nutrients, juga disebutkan hal yang sama. Di mana, sekelompok pekerja berusia 30-50 tahun yang kelebihan berat badan mengonsumsi ubi jalar, dan mereka dapat menurunkan berat badan, lemak tubuh, dan indeks massa tubuh (BMI).

2. Kadar gula darah jadi lebih baik Bicara soal perubahan gula darah, ternyata makan ubi jalar secara teratur dapat mencegah peningkatan gula darah. Studi pada 2019 di Nutrients juga menemukan, ubi jalar membantu kita menstabilkan gula darah

Dengan mengonsumsi empat gram serat di setiap ubi jalar berukuran sedang dapat membantu kita mengontrol gula darah menjadi lebih baik.

3. Melancarkan pencernaan Memasukkan lebih banyak ubi jalar ke dalam menu makanan sehari-hari dapat membantu melancarkan pencernaan. Sebuah uji coba terkontrol tahun 2016 yang diterbitkan dalam Cancer Nursing juga membuktikannya. Dalam penelitian tersebut, sekelompok pasien leukemia yang makan 200 gram ubi jalar per hari mengalami penurunan sembelit.

4. Meningkatkan kesehatan mata Ketika orangtua kita mengatakan buah-buahan dan sayuran tertentu baik untuk mata, mereka benar. Menurut sebuah penelitian tahun 2010, beta-karoten yang ditemukan dalam tanaman ubi jalar efektif meningkatkan penglihatan pasien dengan retinitis pigmentosa.

Efek serupa muncul pula pada pasien dengan kelainan herediter yang tidak dapat disembuhkan. Kemudian, makan ubi jalar juga mencegah penyakit retina yang dapat menimbulkan gangguan penglihatan parah bahkan menyebabkan kebutaan.

5. Membuat umur lebih panjang Ingin menikmati hidup yang lebih lama dan lebih sehat? Cobalah menjadikan ubi jalar sebagai bagian rutin dari rencana makan.

Setidaknya, itulah kesimpulan dalam tinjauan penelitian tahun 2016 yang diterbitkan dalam Scientific Reports. Disebutkan, individu dengan tingkat beta-karoten yang lebih tinggi dalam sirkulasi memiliki kemungkinan lebih kecil untuk meninggal karena penyebab kematian apa pun. Hal tersebut berbanding terbalik pada orang-orang dengan tingkat beta-karoten yang lebih rendah.

Penulis Ryan Sara Pratiwi | Editor Glori K. Wadrianto

Sumber : Kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.