Bergerak di sektor pelayanan masyarakat, kepercayaan adalah menjadi modal paling strategis untuk terus dipertahankan. Dari awal jumlah anggota 20 orang, kini bersyukurnya pasca 2,5 tahun pandemi, KSU Cendana Makmur Raya (Cemara) mampu melintasi wabah tersebut, dengan posisi aset di angka Rp. 17 miliar dengan jumlah anggota 162 orang. Apa yang menjadi hak para anggota pun tak pernah diabaikan seperti SHU (Sisa Hasil Usaha) yang setiap tahun dibagikan. Begitu juga dengan kontribusi – kontribusi yang sudah disentuh anggota diantaranya kegiatan rohani, tirta yatra dan undian berhadiah yang menjadi bagian dari serangkaian RAT (Rapat Anggota Tahunan).

Untuk pelayanan transformasi digital, yang berhubungan dengan proses pergantian fungsi dan layanan dari tatap muka ke interaksi secara daring, diungkapkan Suarnata masih butuh banyak adaptasi, memperhatikan geografis wilayah yang belum secara kesuluruhan mendapat akses digitalisasi secara optimal. Apalagi rata-rata para anggota berusia sudah lansia, jangan sampai mereka justru malah terhambat dengan aktifitas digital, karena masih terbatas dari segi pemahaman dengan teknologi ini.
Baca Juga : Mengabdikan Diri Pada Kampung Halaman dengan Menyediakan Fasilitas Kesehatan
Suarnata yang juga bertindak sebagai Wakil Kepala Sekolah di bidang kurikulum SMKN 1 Susut ini, pun menyimpulkan masih membutuhkan banyak pertimbangan untuk mengadopsi sistem yang lebih digital. Bila harus memilih, masih menempatkan pelayanan non digital dan mungkin semi digital.

“Jadi jangan hanya terpacu pada asumsi pelayanan yang lebih cepat dan mudah dijangkau. Tapi juga memikirkan konsekuensinya, karena tidak jarang layanan daring yang katanya ‘efektif’, masih ada yang justru lebih mempersulit nasabah atau penggunanya. Bahkan risetnya, demi main aman, masyarakat lebih memilih langsung datang ke bank, berinteraksi dengan customer service secara langsung”. Akan tetapi jika melihat langsung bagaimana gencarnya perkembangan teknologi masa kini, tidak menutup kemungkinan juga untuk lembaga yang berkaitan dengan pelayanan ataupun sebagainya, mau tidak mau harus mengikuti setiap perubahan termasuk perkembangan teknologi yang kedepannya semakin masif dilakukan.
