Diwawancarai terpisah, Kepala SMK Widiatmika, I Gede Inten, S.Or menyampaikan untuk kegiatan Jimbaran Education Festival tahun ini, SMK Widiatmika juga ikut meramaikan dan mensukseskan kegiatan ini dengan berkolaborasi dengan seluruh jenjang pendidikan di Yayasan Widiatmika. “Untuk kegiatan JEF pada tahun 2022 ini, kami berkolaborasi dengan seluruh unit, dalam hal ini khususnya adalah unit SMA dan SMK yang tentu berkolaborasi dalam hal kegiatan. Di unit SMK sendiri kalau dari sisi perlombaan, sebenarnya kami menyelenggarakan 4 kategori, namun batas minimal dari jumlah peserta di 3 kategori tidak terpenuhi, jadi hanya 1 lomba yang diadakan di SMK Widiatmika, yaitu Turnamen Mobile Legend”, ujarnya.
Gede Inten menyampaikan, bahwa kegiatan Jimbaran Education Festival ini memiliki manfaat yang luar biasa untuk para siswa maupun siswi, melalui kegiatan ini para peserta didik dilatih untuk meningkatkan kreatifitas, rasa tanggung jawab dengan apa yang sudah dikerjakan dan melatih kemampuan mereka dalam hal berwirausaha melalui bazar yang diadakan di kegiatan ini. Selaku Kepala SMK Widiatmika, dirinya berharap untuk kedepannya, Jimbaran Education Festival ini bisa menghadirkan kegiatan yang lebih beragam lagi. “Tentu sangat berharap sekali untuk tahun depan bisa menyelenggarakan kegiatan ini dengan lebih meriah dan kedepannya kreatifitas para siswa maupun siswi bisa lebih berkembang”, tutupnya.
Baca Juga : Paiketan Lembaga Keuangan Bali Bersama CV. ARMS Dorong Kebangkitan LPD
Dampak dari kegiatan ini nyatanya telah dirasakan oleh para peserta didik di lingkungan Yayasan Widiatmika, salah satunya dirasakan langsung oleh Kadek Arlyatha Anantha sebagai siswi SMA Widiatmika. Dirinya mengatakan banyak ilmu yang bisa diambil dari kegiatan ini, mulai dari ilmu kewirausahaan hingga kegotongroyongan yang tercipta di kalangan siswa maupun siswi untuk mempersiapkan kegiatan Jimbaran Education Festival ini, “Pada kesempatan kita hari ini, setelah PAS (Penilaian Akhir Semester) kita ada salah satu program yaitu JEF, di kegiatan ini kita ada stand bazar, olimpiade-olimpiade tertentu dan ada pamerannya juga, pameran itu ada banyak project – project yang sudah kita selesaikan selama satu semester dan pada kali ini bazarnya itu juga menggunakan basis kewirausahaan, yang dimana kita juga pasti menghitung keuntungan, kerugian dan modal awal, jadi kalau kita tidak siap atau tidak pandai dalam mengolah itu pasti tidak akan berjalan baik”, paparnya.
“Testimoni saya sangat seru ya, karena kita juga banyak ada gotong royong sebelum kita buka bazar, kita juga pasti ada buat kerja kelompok bareng, terus beli perlengkapan bareng, jadi sangat seru”, sambungnya.
Mewaliki teman-temannya, Kadek Arlyatha mengakui sangat menyukai kegiatan-kegiatan seperti ini dan dirinya berharap kegiatan Jimbaran Education Festival ini bisa menjadi contoh kegiatan yang bisa dilaksanakan di setiap sekolah. “Harapan kedepan saya, mungkin lebih diperbanyak lagi karena saya sendiri sangat suka hal yang seperti ini dan mungkin untuk sekolah lain untuk inovasi kedepannya mungkin bisa mencontoh dari sekolah kami”, tutupnya. (yga)
