Kunci Kesuksesan adalah Dedikasi dalam Pekerjaan

Kunci Kesuksesan adalah Dedikasi dalam Pekerjaan

dr. Ni Putu Purlimaningsih, M.Kes. – Klinik Pratama Bhawani Husada

Sebagian orang memilih untuk membangun bisnis dari pada menjadi seorang karyawan. Keinginan ini tentu positif dan sah-sah saja, apalagi jika bisa memiliki usaha yang sesuai passion atau profesi, tentunya hal itu didamba-dambakan setiap orang. Namun membangun sebuah usaha yang seperti itu bukanlah hal yang semata – mata hanya untuk mencari keuntungan, melainkan juga sebagai katalis dan juga katarsis aktualisasi diri, atau lebih jauh dapat bermanfaat bagi orang lain. Salah satu usaha yang mencangkup poin – poin tersebut adalah bidang kesehatan. Dikarenakan dapat terus bergerak dinamis dan setiap orang tentunya ingin tetap sehat dalam menjalani aktivitas kesehariannya.

Membangun sebuah klinik kesehatan juga akan dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Berdasarkan hal tersebut, seorang pengusaha wanita asal Bali bernama dr. Ni Putu Purlimaningsih, M.Kes akhirnya memantapkan langkahnya untuk membangun sebuah klinik bernama ‘Klinik Pratama Bhawani Husada’. Selain berbisnis, profesinya sebagai seorang dokter tentu mendorongnya untuk ikut terjun membantu masyarakat agar bisa mendapatkan fasilitas layanan kesehatan yang layak.

Sebagai seorang dokter Putu Purlimaningsih tahu betul bahwa terjun ke sektor kesehatan memang tidak mudah. Peralatan dan perlengkapan yang disediakan harus lengkap dan juga berkualitas, demi memastikan kebutuhan pasien terakomodasi. Belum lagi dalam merekrut SDM (Sumber Daya Manusia) yang tepat, tentu bukan perkara gampang ketika berbicara tentang kualitasnya. Karena menurutnya SDM bukan hanya terkait tenaga medis dan kesehatan tetapi juga dalam hal pelayanan yang dapat mengena dari segi emosional kepada para pasien, sehingga dengan itu pasien pun merasa aman dan nyaman dalam memperoleh fasilitas layanan kesehatannya. Semua itu ia terapkan dan sangat ia perhatikan ketika mulai mengembangkan bisnisnya. Sehingga wajar saja dengan prisnip dan visi misi itu ‘Klinik Pratama Bhawani Husada’ ditangannya dapat terus bergerak progresif dan sukses menjadi salah satu layanan pendukung fasilitas kesehatan yang fundamental bagi masyarakat .

Tentu ada titik awal di mana semua mimpi Putu Purlimaningsih disematkan dan akhirnya dapat terwujud. Ada perjalanan dan penempaan khusus yang telah dilewati para pebisnis sukses, termasuk perjalanan Putu Purlimaningsih yang dapat dijadikan contoh positif dalam berkarir. Ia terlahir dari keluarga yang sangat sederhana, Orangtuanya berprofesi sebagai pedagang. Di matanya sosok kedua orangtuanya adalah sosok pekerja keras yang dapat mempertanggung jawabkan segala sesuatu hal terkait hajat hidup keluarganya.

Meski jauh dari kata mewah, namun segala kebutuhan masa kecil Putu Purlimaningsih dapat tercukupi, tentu hal itu dapat terjadi karena kerja keras orangtuanya yang tanpa lelah mendedikasian waktu, jiwa dan raganya untuk keluarga tercinta . Mungkin dari suri tauladan orangtuanya itulah karakter untuk dapat hidup mandiri dan berdikari dari seorang Putu Purlimaningsih dapat terbentuk. Bahkan masih terngiang ditelinganya nasehat dari orangtua yang tersemat semacam puisi “Bahwa sebagai seorang insan, berusahalah agar kehidupanmu menjadi jauh lebih baik dari pada kami (orang tuamu). Dan sebagai anak sulung hendaklah kamu menjadi sosok terbaik yang dapat menjadi panutan adik – adikmu”. Ucapan itu baginya seperti sebuah mantra yang dapat mendorongnya untuk terus bergerak maju, bahkan untuk cita – citanya yang setinggi langit untuk bisa menjadi seorang dokter dikemudian hari. Alhasil mantra itu terbukti dapat menuntunnya untuk terus berteman dengan kegigihan, bahkan di saat – saat tersulit hidupnya sekalipun, sehingga tahap demi tahap langkahnya dapat terwujud satu demi satu, dan cita – cita mulianya sedari kecil untuk menjadi seorang dokter pun akhirnya juga dapat terwujud.

Setelah menamatkan pendidikan kedokterannya, Putu Purlimaningsih tak lantas terlena oleh selebrasi kelulusan. Baginya setelah mendapatkan gelar seorang dokter, disitulah kehidupan dan tanggung jawabnya dimulai dengan babak baru, untuk dapat segera mengabdikan diri kepada masyarakat. Maka setelah lulus dari sekolah kedokterannya, ia pun tak membuang – buang waktu dan langsung bekerja sebagai karyawan dari satu klinik, ke klinik lainnya. Semua locatan – loncatan itu ia jadikan perjalanan untuk membangun pengalaman dan observasinya.

Dua tahun mengabdi melayani masyarakat dengan menjadi karyawan di banyak klinik. Membuat pengalaman dan observasinya menjadi utuh dan memberikan sebuah penunjang ide yang tanpa sadar mencuat dalam pikirannya untuk dapat bisa membangun sebuah klinik prakteknya sendiri. Dari sinilah ia sadar bahwa ia harus segera mengambil langkah besar untuk masa depannya.

Maka di tahun 2012, berbekal sebuah lahan dan bangunan milik orangtuanya, ia pun memantapkan langkahnya untuk berdikari memulai bisnisnya sendiri yang pada awalnya hanya berupa sebuah apotek kecil. Dalam membangun sebuah apotek, sama seperti bisnis lainnya Putu Purlimaningsih harus belajar tentang penerapan dan menyusun strategi bisnis agar dengan modal terbatas efisiensi bisnisnya dapat terjaga dan dapat menekan biaya pengeluaran dan operasional. Baginya kunci dalam sebuah usaha klinik ialah pelayan, maka meski bermula dari sebuah apotek sederhana, ia tetap memberikan pelayanan yang optimal kepada setiap pelanggan yang berkunjung ke tempatnya, dan sebagai dokter ia juga tak sungkan untuk melayani konseling bagi para pelanggannya, baik dalam metode offline maupun online. Dengan itu perlahan – lahan bisnis apoteknya dapat sukses berkembang pesat dan menjadi pilihan sentral bagi masyarakat sekitarnya.

Sukses dengan bisnis apotek yang dirintisnya tak lantas membuat Putu Purlimaningsih cepat berpuas hati. Ia pun mulai menata kembali bisnisnya dengan mengembangkan sebuah klinik dan melengkapkan segala sarana juga prasarana dengan sebaik mungkin, agar dapat mematangkan kualitas dengan memastikan kebutuhan para pasiennya dapat terpenuhi. Maka sebuah fasilitas kesehatan masyarakat bernama ‘Klinik Pratama Bhawani Husada’ ditangannya dapat sukses menjalin kerjasama dengan program BPJS pemerintah, dan berbagai lembaga ansuransi kesehatan. Sehingga dengan itu ‘Klinik Pratama Bhawani Husada’ dapat terus menjangkau dan bergerak dinamis memfasilitasi kebutuhan layanan kesehatan untuk semua kalangan masyarakat.

Dengan cita – cita dan kesuksesan yang telah diraih Putu Purlimaningsih saat ini, mungkin generasi muda dapat berkaca dan belajar bahwa harga dari sebuah kesuksesan adalah kerja keras dan dedikasi terhadap pekerjaan. Ambil sisi positif dari semangat keberlanjutan Putu Purlimaningsih dalam mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk mencapai kesuksesan versi dirinya sendiri, lebih jauh kesuksesan yang diraihnya juga dapat bermanfaat bagi orang lain dan lingkungan sekitar. “Maka jadilah dirimu sendiri, ekspresikan dirimu sendiri,yakinlah pada dirimu sendiri, maka dengan itu seorang insan dapat memperoleh kesuksesan versi dirinya secara utuh tanpa menduplikat atau membandingkan kesuksesannya dengan kesuksesan milik orang lain.” Karena sukses bukanlah kunci kebahagiaan, melainkan kebahagiaanlah yang menjadi kunci kesuksesan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *