Sikap Optimisme Sebagai Landasan Untuk Maju Kedepan

Sikap Optimisme Sebagai Landasan Untuk Maju Kedepan

Lembaga keuangan desa mempunyai peran strategis dalam pembangunan desa dan pengembangan usaha mikro pedesaan. Hal ini terkait dengan fungsi lembaga keuangan sebagai bagian intermediasi keuangan. Dalam hal ini, khususnya di Bali ‘Lembaga Perkreditan Desa/LPD’ telah menjadi program pemerintah yang paling fundamental dalam membangun elemen perancangan pengembangan perekonomian wilayah.

Sama halnya dengan LPD Desa Adat Buitan yang dibentuk untuk memperkuat infrastruktur dan pembangunan ekonomi masyarakatnya. Harapan dan keinginan yang kuat untuk menjadi desa otonom yang mandiri pun kemudian diwujudkan dengan langkah substansial membangun LPD Desa Adat Buitan pada tahun 2002.

Baca Juga : Terus Bergerak Masif Membentuk Lingkungan Masyarakat yang Produktif

Dengan keinginan yang kuat untuk membangun desa tercinta, sosok putra daerah bernama I Wayan Warsa pun kemudian terjun dalam pengelolaan LPD Desa Adat Buitan sedari awal berdiri, hingga sekarang menjadi sosok pemimpin yang mengemudikan jalannya lembaga kemasyarakatan ini.

Langkah – langkah unifikasi yang dijalankan oleh I Wayan Warsa terbukti dapat memupuk rasa saling memiliki dari seluruh lapisan masyarakat untuk bersama – sama membangun desa melalui LPD. Alhasil, semangat optimisme itu menjadi kekuatan besar LPD Desa Adat Buitan untuk bergerak maju dan kokoh meski dalam perjalanannya pasti dihadapkan dengan berbagai rintangan dan tantangan.

Namun bagi I Wayan Warsa, berbagai rintangan dan tantangan itulah yang membuat LPD Desa Adat Buitan menjadi semakin dewasa menyikapi berbagai isu yang ada. Integritas itu pada akhirnya membuahkan hasil yang signifikan pada tahun 2012, sejalan dengan antusiasme masyarakat yang semakin tinggi. Hingga di tahun yang sama I Wayan Warsa pun semakin mendorong program LPD Desa Adat Buitan untuk lebih berfokus kepada pembangunan infrastruktur desa dan menjadi lembaga penyokong kegiatan sosial krama desa.

Tahun 2012 memang menjadi momentum titik balik kehidupan I Wayan Warsa, tidak hanya menjadi bagian penting sebagai pemegang roda kemudi LPD, berkat kegigihan dan kredibilitasnya ia pun kemudian kembali diamanahkan tanggung jawab lain untuk ditengahkan sebagai Kepala Dusun Desa Adat Buitan.

Baca Juga : Bertindak Lokal, Berfikir Global dan Menjadi Lembaga yang Memberikan Asas Manfaat

I Wayan Warsa meyakini bahwa fleksibelitas atau keluwesan dalam menjalankan tugas dan memahami budaya desa beserta masyarakatnya menjadi langkah fundamental dalam merancang program – program LPD Desa Adat Buitan agar langkah-langkahnya selalu mengena dan dirasakan manfaatnya bagi krama desa.

Keberhasilan LPD Desa Adat Buitan dalam membangun ekonomi kerakyatan dapat diukur dari peningkatan usaha di wilayah pedesaan. Dengan demikian penduduk menjadi nasabah, baik untuk menabung dan meminjam di LPD Desa Adat Buitan, sehingga lembaga ini pun secara organik dapat tumbuh dan berperan sera mewujudkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi wilayah.

I Wayan Warsa terlahir dari keluarga yang jauh dari kata mewah. Ayahanda tercinta berproesi sebagai petani dan ibunda tercinta berprofesi sebagai pedagang yang harus mencukupi hajat hidup ke enam anaknya.

Maka sedari kecil I Wayan Warsa pun telah didik dan ditanamkan sikap mandiri. Sebagai anak yang ingin melaksanakan darmanya, ia pun tidak sungkan untuk turut serta membantu perkonomian keluarganya. Mulai dari membajak sawah hingga mengurus hewan ternak. Kehidupan masa kecil I Wayan Warsa boleh dikatakan tidak seperti kebanyakan teman sebayanya yang dapat bermain bebas seusai sekolah.

Namun bagi I Wayan Warsa lembar kehidupan inilah yang membuatnya selalu gigih dalam memperjuangkan sesuatu, hingga jiwa berdikarinya pun terbentuk. Suri tauladan kedua orang tuanya yang seperti tanpa lelah dalam mencukupi kebutuhan hidupnya dan saudara – saudarinya itulah yang kemudaian menjadi energi pendorong baginya untuk terus postif menjalani kehidupan.

Alhasil dalam menjalankan semua pekerjaan yang diamanahkan kepadanya, I Wayan Warsa pun selalu memegang teguh nasihat orang tuanya bahwa “Jangan sekalipun mengambil hak orang lain”. Wejangan itu masih tersemat di lubuk hati I Wayan Warsa sebagai pegangan dan pedoman dalam menjalani lembar demi lembar proses kehidupannya.

One thought on “Sikap Optimisme Sebagai Landasan Untuk Maju Kedepan

  1. Right here is the perfect webpage for everyone who would like to understand this topic. You understand a whole lot its almost tough to argue with you (not that I really will need toÖHaHa). You certainly put a fresh spin on a subject that has been discussed for a long time. Wonderful stuff, just excellent!

Leave a Reply

Your email address will not be published.