Terus Berkarya Mewujudkan Impian Bersama Melalui Koperasi Sesana Karya Bali

I Made Sumardana terlahir dari keluarga yang sangat sederhana, orang tuanya merupakan seorang petani yang harus mencukupi hajat hidup ke sepuluh orang anaknya. Meskipun pada saat itu hasil pertanian mereka mencukupi untuk kebutuhan hidup, namun suri tauladan kedua orang tuanya selalu mendorong anak-anaknya untuk dapat berdikari sejak dini.

Suri tauladan itulah yang akhirnya menjadi energi positif bagi I Made Sumardana untuk turut serta terjun dalam pergelutan ekonomi keluarga, mulai dari membantu orang tuanya mengelola padi hasil panen, hingga bekerja membantu mengurus hewan ternak dan menjadi buruh kasar bangunan.

Dengan semua hasil jerih payahnya dalam menekuni berbagai bidang pekerjaan yang dijalankan, I Made Sumardana pun sejak masih sekolah dasar sudah dapat memenuhi hajat hidup dan pendidikannya sendiri.

Sehingga baginya suri tauladan dan sikap disiplin yang dibentuk oleh kedua orang tuanya itu pula yang menjadi tumpuan fundamental yang menggiring tekadnya untuk terus dapat berdikari dengan ilmu dan pengalaman yang ia miliki. Hingga sembari bekerja ia pun dapat melanjutkan dan menyelesaikan pendidikannya di Sekolah Teknik Menengah Negeri / STM Negeri dengan hasil gemilang.

Baca Juga : Tetap Membumi Dengan Impian Besar Untuk Masa Depan Keluarga dan Anak Bangsa

Setelah menyelesaikan pendidikan formalnya, I Made Sumardana pun tidak membuang waktunya untuk langsung terjun bekerja. Dengan pengalamannya di bidang pertukangan ditambah dengan ilmu teknik yang dipelajarinya di sekolah, I Made Sumardana pun langsung mendapatkan kesempatan bekerja di sebuah perusahaan pemborong untuk membangun beberapa proyek perumahan.

Memanglah benar, jika kegigihan yang melebur dengan ilmu pendidikan maka akan menghasilkan pengalaman yang akan memperkuat keahlian yang ditekuninya. Dengan cepat bidang pertukangan ini pun dikuasi oleh I Made Sumardana, sehingga dari pekerjaan inilah ia mempunyai banyak koneksi dan jaringan pertemanan yang kemudian menghantarkannya kepada banyak pintu kesempatan, hinga berujung pada kesempatan untuk terjun dalam bidang perbankan.

Lembar – lembar kehidupan inilah yang mungkin tanpa sadar membentuk karakter I Made Sumardana untuk dapat terus berkarya dan berkontribusi menjalankan perannya dalam membangun sebuah legacy bagi lingkungan sekitarnya.

Sebagai pemegang tongkat kepemimpinan ‘Koperasi Sesana Karya Bali’, I Made Sumardana membuktikan bahwa peran penting keluarga dalam tumbuh kembangnya memang dapat memberikan suatu pondasi penerapan nilai-nilai sosial di dalam dirinya. Sehingga dengan itu ia dapat terus menyeimbangkan langkah dan tujuannya dalam menjalankan sesuatu yang diamanahkan kepadanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *