“KSU Kerta Sari Sedana” Menjaga Konsistensi Kebersamaan Sebagai Lembaga Keuangan yang Paling Dekat di Hati Masyarakat

Berbeda kisah dengan I Gusti Ngurah Gede Putra yang merupakan mantan Kelian Banjar Kertasari, yang sudah mengabdi hampir 20 tahun. Ia disibukkan membenahi data administrasi yang kompleks, daripada warga di wilayah yang tinggi mobilitas pendatangnya. Seiring siklus praktiknya dalam amanah tersebut, dilakukan dengan telaten dan konsisten, data warga pun mulai tertata secara signifikan. Lepas dari tanggung jawabnya sebagai Kelian Banjar, ia kembali direkomendasikan sebagai bagian dari aparatur banjar, yakni sebagai Kepala Lingkungan. Pengalaman pengabdian di desa adat yang memang bukan perkara mudah, kemudian menjadikan pertimbangan penting dari pihak koperasi untuk memilih I Gusti Ngurah Gede Putra, diposisikan sebagai Bendahara di koperasi yang beralamat di Jl. A. Yani Utara, Gg. Kertasari No.1, Peguyangan tersebut.

Baca Juga : Praktisi Kesehatan yang Bersinar Dengan Semangat Kepedulian, Kecintaan dan Kesetaraan Terhadap Hewan

Dengan modal koperasi di awal pendiriannya senilai Rp. 68 juta rupiah, kini KSU Kerta Sari Sedana telah bertransformasi dengan aset kepemilikan mencapai angka Rp. 9,6 Miliar. Ketut Serinama dan tim tengah mempersiapkan Rencana Kerja (RK), selain menambah anggota, koperasi juga akan melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi usaha. Intensifikasi dengan memaksimalkan unit – unit usaha yang sudah dikelola, sementara ekstensifikasi akan menyasar beberapa unit usaha yang berpeluang digarap, seperti usaha perbengkelan.

Di akhir perbincangan, mewakili KSU Kerta Sari Sedana, I Gusti Ngurah Gede Putra dengan nada optimis, berharap kedepannya pencapaian koperasi ini akan terus berkembang lagi kedepannya, terlebih bisa diwariskan ke teruna – teruni (muda-mudi) di lingkungan banjar desa adat. “Usia kami sudah mendekati 70 tahun, kami harap sudah ada benih – benih yang tumbuh untuk menggantikan posisi kami, agar kebersamaan badan usaha ini tetap lestari”. Karena bagaimana pun koperasi merupakan badan keuangan yang paling dekat di hati masyarakat, jangan sampai karena ulah oknum – oknum yang hanya mencari keuntungan sesaat, koperasi memancing paradoks dari masyarakat, dari definisi krusial koperasi yang sebenarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *