Menjalankan Prinsip Keyakinan Dalam Membuka Pintu Kesuksesan Melalui Koperasi Amertha Suwitre

I Gede Wijaya terlahir dari keluarga yang jauh dari kata mewah. Kedua orang tua tercinta berprofesi sebagai petani yang harus mencukupi hajat hidup ke sepuluh anak-anaknya.

Dengan keadaan ekonomi yang serba pas-pasan, maka sedari kecil ia pun telah dididik dan ditanamkan sikap mandiri sejak dini. Sebagai anak yang ingin melaksanakan darmanya terhadap orang tua, ia pun tidak sungkan untuk turut serta membantu pergelutan ekonomi keluarganya.

Sedari kecil, I Gede Wijaya telah turut bekerja demi mencukupi hajat hidup keluarga dan pendidikannya dengan menjadi buruh kasar harian, mulai menjadi kuli angkut hingga bekerja bersama ibunda tercinta di tempat pemotongan padi. Kehidupan masa kecil I Gede Wijaya boleh dikatakan tidak seperti kebanyaan teman sebayanya yang dapat bermain lepas sepulang sekolah.

Baca Juga : Pemuda Berdikari Sukses Membangun Klinik Fisioterapi Dengan Niat Membantu Masyarakat Hidup Sehat

Meski terus dibenturkan dengan pekerjaan yang berat sembari bersekolah, bagi I Gede Wijaya lembar kehidupan inilah yang membuatnya selalu gigih dalam memperjuangkan sesuatu, hingga jiwa berdikarinya pun terbentuk. Suri tauladan ibunda tercinta yang seperti tanpa lelah dalam mencukupi kebutuhan hidupnya dan saudara-saudarinya jugalah yang kemudian menjadi energi esensial baginya untuk terus positif menjalani proses pendewasaan menghadapi lika-liku kehidupan.

Alhasil proses penempaan kehidupan masa kecilnya itu telah mengajarinya banyak hal, sehingga jerih kerja keras dalam menempuh dan menyelesaikan pendidikan formalnya itu kemudian terbayar saat ia mempunyai kesempatan untuk berkarir mengembangkan sebuah lembaga keuangan ‘Bank Dagang Bali’.
Disanalah kemampuan I Gede Wijaya dalam mengembangkan suatu lembaga di asah, sehingga lembar kehidupan ini juga yang kemudian membuka banyak relasi dan pintu kesempatan baginya dalam pengembangan karir di bidang keuangan sehingga setapak demi setapak menghantarkannya ke titik gemilang saat ini.

Seiring meningkatnya mobilitas di era digital, maka segala lini industri pun harus mampu beradaptasi untuk menumbuhkan pemberdayaan ekonomi dengan sumber daya yang ada. Untuk mendukung hal tersebut, peran lembaga koperasi memang dinilai sebagai lembaga paling substansial dalam memfasilitasi masyarakat untuk menaik tingkatkan perekonomian di suatu wilayah, sehingga kesejahteraan dapat terwujud seiring dengan basis ekonomi yang kuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *