Menurut I Gede Wijaya, sebagai lembaga baru yang hadir di tengah masyarakat hal yang menjadi tantangan adalah bagaimana caranya lembaga membangun animo dan kepercayaan masyarakat.
Menyikapi hal ini I Gede Wijaya langsung bermanuver membangun aspek sosialisasi yang masif dan berlanjut. Sehingga hal tersebut akan menumbuhkan intensi dalam membangun kepercayaan masyarakat dan secara organik akan meningkatkan integritas dan kredibelitas secara struktural.
Pada kenyataannya berbagai rintangan dan tantangan itulah yang membuat ‘Koperasi Amertha Suwitre’ menjadi semakin dewasa menyikapi berbagai isu yang ada. Integritas itu pada akhirnya membuahkan hasil yang signifikan sejalan dengan antusiasme masyarakat yang semakin tinggi dari tahun ke tahun.
I Gede Wijaya meyakini bahwa koperasi akan menjadi elemen fundamental terkait dengan fungsi lembaga keuangan ini sebagai bagian intermediasi keuangan bagi masyarakat. Karena itu ‘Koperasi Amertha Suwitre’ sampai saat ini terus bergerak memfokuskan arah kebijakan dan programnya untuk membangun pengembangan perekonomian wilayah.

Langkah – langkah unifikasi yang dijalankan oleh sosok I Gede Wijaya terbukti dapat memupuk rasa saling memiliki bagi anggota dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mendongkrak kesejahteraan melalui koperasi.
Ditanya kunci suksesnya dalam membangun sebuah lembaga yang menjadi soko guru nasional ini, I Gede Wijaya sangat yakin bahwa keluwesan dalam menjalankan tugas dengan memahami ritme kehidupan masyarakat dan budaya menjadi langkah fundamental dalam merancang program – program ‘Koperasi Amertha Suwitre’ agar langkah – langkahnya selalu mengena dan dirasakan manfaatnya bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sukses dengan kinerja yang gemilang, perjalanan I Gede Wijaya tentulah tidak lepas dari berbagai penempaan yang membentuk karakter dan integritasnya. Perjalanan I Gede Wijaya sampai dititik ini tentulah tidak seperti jalan cerita seorang pangeran dalam negeri dongeng.
