‘Koperasi Amertha Suwitre’ dapat semakin tangguh dan terus bergerak signifikan walau diterpa masa pandemi yang berat di warsa terakhir. Pembenahan dari segi pelayanan, hingga program-program yang dapat membantu meringankan masyarakat yang terkena dampak pandemi juga terus digalakkan.
Dengan sistem kinerja yang telah terdigitalisasi, lembaga ini pun dapat semakin masif mendorong laju pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan pendataan yang akurat.
Alhasil, hingga kini ‘Koperasi Amertha Suwitre’ terbukti dapat menjadi garda depan yang mendukung pembangunan ekonomi perdesaan dan wilayah, sesuai dengan tujuan awal lembaga koperasi ini dibentuk.
Maka dari itu menurut I Gede Wijaya, peran tokoh masyarakat memang hendaknya saling membantu melakukan langkah unifikasi, agar hubungan emosional dapat terjalin dengan ikatan kekeluargaan, sehingga dapat terus memantau kebutuhan apa yang dibutuhkan untuk dapat bersinergi dengan lembaga.

Dengan sumber daya yang dimiliki ‘Koperasi Amertha Suwitre’ maka pengoptimalan penyaluran dana UMKM adalah hal yang terus I Gede Wijaya konsentrasikan arah kebijakannya, agar iklim usaha dapat lebih berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun daerah, sehingga dapat meningkatkan serta mendorong persaingan usaha yang lebih sehat dan berkeadilan.
Dalam hal ini, prinsip yang diterapkan oleh I Gede Wijaya adalah membangun pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan kapasitas yang mencakup kelembagaan, pendanaan dan juga pelayanan. Di samping itu adalah hal internal yang menyangkut efisiensi dan keterbukaan.
Menjadi seseorang yang dipercaya untuk membangun sebuah instansi atau lembaga kemasyarakatan memang bukan hal yang mudah seperti membalikkan telapak tangan. Namun dengan semangat kerja keras dan integritas I Gede Wijaya pun terus mempersiapkan ‘Koperasi Amertha Suwitre’ untuk menjadi suatu lembaga yang mempunyai nilai ekosistem yang sehat komprehensif dan modern. Sehingga dapat efisien dan memberikan kemudahan bagi nasabah dan masyarakat luas.
