Kendati Tanpa Bimbingan Orangtua Pencarian Kesuksesan Terbukti Berkat Awareness Dari Diri Sendiri

Kendati Tanpa Bimbingan Orangtua Pencarian Kesuksesan Terbukti Berkat Awareness Dari Diri Sendiri

Ketekunan dan tak pandang bulu dalam menjalani tawaran pekerjaan yang menghampirinya membuat Made Rai Bawa banyak dilirik, terutama oleh para pengusaha untuk menjadi bagian dari ekosistem bisnis mereka. Pengalaman-pengalaman tersebut, tentunya sangat berarti baginya, disamping pendidikan secara akademis. Dan terbukti pencapaiannya saat ini tengah mengelola satu koperasi lagi, di lingkungan tempat tinggal bernama KSU Kusuma Artha dan mengembangkan bisnis properti “Doni House & Villa”.

Saat iklim pandemi, tak dipungkiri kesulitan memang sempat menyendat pergerakan ekonomi bisnis propertinya. Bersamaan dengan kondisi itu, salah satu anaknya membutuhkan biaya untuk kuliahnya di fakultas kedokteran. Bersyukurnya dua koperasi masih berjalan eksis, tanggung jawabnya sebagai orangtua, mampu ia penuhi dengan sebaik – baiknya. Bagaimana pun kerja kerasnya dalam karir maupun wirausaha tak lepas dari dukungan keluarga dan hasilnya kembali lagi ke keluarga, terutama pendidikan generasi penerusnya yang harus lebih diatas tingkatnya.

Baca Juga : Darah Sang Pendidik yang Sentuh Dunia Pariwisata hingga Kesehatan

Tak hanya kepada putra – putrinya, Made Rai Bawa berharap generasi muda saat ini yang disebut generasi milenial dan generasi z, harus memanfaatkan usia mereka yang masih muda, produktif dan energi yang berlimpah untuk berkreatifitas. Tentunya kreatifitas dalam hal positif, menemukan jati diri kita, meliputi soft skill dan hard skill untuk bersaing di dunia kerja. Kurangi ajang kumpul-kumpul dengan teman yang kurang sefrekuensi dengan diri kita atau pemikirannya hanya jangka pendek dan maunya senang-senang saja.

Masa remaja memang identik dengan emosi yang masih labil dan kepo akan banyak hal untuk mencobanya, namun bukan berarti akan selalu terjerumus dengan lingkungan yang negatif. Kembali lagi betapa pentingnya peran orangtua sebagai pembimbing di rumah dan sahabat bagi anak remaja. Bila bernasib serupa seperti dirinya, Made Rai Bawa tak menutup kemungkinan, juga mampu sukses untuk menaikan derajat keluarga. Selain terbangun dari self-awarness akan kondisi ekonomi keluarga, ia bersyukur memiliki kakak – kakak yang menjadi sosok pengganti figure orangtua. Hingga kualitas komunitasnya berlanjut ke perkenalan dengan relasi – relasi pengusaha yang tak hanya sukses dari segi materi, tapi begitu bijaknya dalam memberikannya kesempatan untuk mencoba beberapa posisi yang strategis. Terlebih penghargaan untuk diri sendiri, untuk tidak menyerah, complain berlebihan dengan nasibnya terdahulu dan berserah dengan hasilnya kepada Sang Pencipta. Bila kita sudah mempersembahkan versi terbaik, khususnya dalam pekerjaan, tak hanya rezeki dalam bentuk materi yang akan datang dengan sendirinya, tapi juga mental hadapi tantangan dari masa ke masa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *