KEPEMIMPINAN YANG EFEKTIF: Mengubah Beban Menjadi Peluang Dalam Melayani Masyarakat

Proaktif Menerima Saran dan Kritik
Dalam mengelola sebuah organisasi atau bisnis, menerima masukan dan saran dari orang lain sangatlah penting. Hal ini dapat membantu kita untuk melihat situasi dari sudut pandang yang berbeda, memperbaiki kelemahan dan meningkatkan kelebihan yang sudah ada. Pria kelahiran Carangsari, 7 Februari 1957 ini, pun proaktif dalam menyelesaikan masalah LPD Carangsari, berkoordinasi dengan beberapa mantan karyawan LPD untuk meminta bantuan dan memahami seluk-beluk permasalahan yang dihadapi oleh LPD. Selain itu, Ia juga mengajak mantan karyawan LPD yang bersedia untuk bergabung kembali, meskipun ada yang menolak, namun ada juga yang masih membuka hati untuk bergabung kembali. Pada tahun kedua kepemimpinan-nya, bisa dikatakan ia sudah bernafas lega dengan mulai berhasil mengembalikan LPD Carangsari pada jalur yang benar dan mulai menunjukkan tanda-tanda keberhasilan dalam mengembalikan LPD sesuai dengan visi dan misinya dalam melayani masyarakat.

Dalam situasi yang tidak pasti, di masa-masa merintis kembali LPD Carangsari, ketidakpastian tentang gaji mungkin dapat mempengaruhi kinerja seseorang. Namun, Dhana Yasa tetap mengedepankan profesionalisme dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya. Hal ini menunjukkan bahwa ia bukan hanya memiliki integritas yang kuat, tetapi juga memiliki keterampilan manajerial yang baik dalam mengelola LPD Carangsari, bahkan di tengah kondisi keuangan yang sulit. Menyaksikan kerja keras Dhana Yasa, Bendesa sebelumnya (Alm) Anak Agung Ngurah Ketut Suardika tak hanya berhenti menyemangati dirinya dalam memberikan modal awal sebesar Rp. 5 juta, bahkan gaji pensiun beliau diberikan untuk Dhana Yasa sebagai modal awal dalam menjalankan LPD. Nasehat-nasehat terbaik dalam meneruskan LPD Carangsari pun ia terima, meliputi kesabaran dan tetap mengedepankan kualitas kejujuran dalam layanan atau cara-cara untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan LPD. Setelah beliau tutup usia, Dhana Yasa mengimplementasikan apa yang beliau mandatkan dan semakin membuktikan bawa ia mampu mengelola LPD, meski tanpa kehadiran sosok bendesa yang telah berjasa dalam bangkitnya LPD Carangsari.

Baca Juga : Wujudkan Visi Misi Desa Kelusa, Harus Ada Sinergitas Antar Perangkat Desa, Masyarakat dan Pemerintah

Dhana Yasa memiliki keyakinan kuat bahwa kekuatan leluhur memainkan peran penting dalam posisinya saat ini. Ini adalah pandangan yang umum dipegang oleh banyak orang di berbagai budaya di seluruh dunia, yang percaya bahwa leluhur mereka memiliki kekuatan dan pengaruh yang dapat membantu dan melindungi keturunan mereka. Termasuk dalam memimpin LPD Carangsari, yang memberikan dukungan spiritual dan keyakinan dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin atau dalam mencapai tujuan pribadi. Hal ini mungkin juga membantunya untuk tetap terhubung dengan akar-akarnya dan identitas budayanya yang dapat memberikan rasa kedamaian dan keyakinan dalam menghadapi tantangan dan kesulitan.

Sebagai seorang pemimpin yang sukses dan bermartabat, Dhana Yasa telah menunjukkan bahwa kepemimpinan yang efektif tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis atau pengetahuan, tetapi juga pada karakter dan nilai-nilai yang dibawa oleh seorang pemimpin. Dengan dedikasinya untuk melayani masyarakat, kemampuan untuk membangun hubungan yang kuat, serta kemampuan untuk memimpin dengan integritas dan kepercayaan, ia telah membangkitkan LPD Carangsari menjadi organisasi yang sukses dan bermanfaat bagi masyarakat. Serta menunjukkan bahwa sebuah posisi kepemimpinan bukanlah sebuah beban yang harus ditanggung, tetapi sebuah kesempatan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperbaiki keadaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *