Kerja Tulus & Ikhlas Untuk Kesejahteraan Krama Melalui LPD Desa Adat Marga

Terbukti, Bekerja dengan hati adalah faktor paling esensial bagi sosok putra daerah yang menahkodai laju LPD Desa Adat Marga yang hingga saat ini lewat tangan dinginnya dapat terus kokoh berjalan selama 25 tahun dan terus dinamis menjadi tonggak yang membantu pertumbuhan perekonomian masyarakat desa setempat. “Pengelolaan LPD ini sifatnya ngayah. Lebih menonjolkan semangat pelayanan untuk kepentingan bersama. Sehingga, atas semangat yang kami terapkan itu lah masyarakat Desa Adat Marga mempercayai kami untuk mengelolah keuangan yang ada di Desa. Dan saya pun memimpin sudah sejak Juni 2002,” ungkap Ketut Jadra saat ditemui di tempat kerjanya.

Sejak berdirinya LPD Desa Adat Marga pada tanggal 20 Juli 1991, terdapat banyak dinamika serta arus gelombang yang menghantam. Persoalan keuangan, tidak berjalannya manajemen yang baik, serta sumber daya manusia yang tidak memadai sempat membuat ketidakyakinan banyak pihak, termasuk Ketut Jadra sendiri. Namun pasang surut kondisi lembaga tersebut dijadikan sebagai pacu dayung agar mampu menerjang semangat serta dasar niat tulus membangun desa tercinta. Pria yang kini berusia 51 tahun ini menjadikan integritas dan kredibilitas yang ia miliki untuk meningkatkan produksi dan ekonomi masyarakat desa dengan terjun langsung membangun lembaga simpan pinjam sebagai pusat perekonomian masyarakat.

Baca Juga : Afirmasi Hipnoterapis Mewujudkan Cita-Citanya Demi Mendomestikasi Penyembuhan Gangguan Pasca Trauma di Tengah Masyarakat Awam

“Awalnya pendekatan secara pribadi ke setiap warga untuk membangun bersama LPD ini kembali. Dengan keberagaman profesi, keadaan ekonomi, astungkara bisa ikut mendukung. Awalnya ada banyak hal yang menantang, karena berangkat dari lembaran pengalaman jatuh bangun sebelumnya. Dengan keberanian diri membangun desa adat, kami mulai mengelola aset 80 juta. Tentu awal perjalanan kami pesimis untuk berjalan. Tapi yang membuat kami yakin adalah rasa tanggung jawab atas kemajuan desa kami. Khususnya kata ngayah yang kami yakini secara harfiah memiliki sikap jujur dan ikhlas,” tegas ayah tiga anak ini.

Alhasil, masa kepemimpinannya di angkatan ke-3 sebagai penanggung jawab pengelola lembaga keuangan desa, Ketut Jadra mampu menjaring banyak pihak untuk ikut terlibat mendukung. Saat ini, LPD Desa Adat Marga memiliki aset 12,5 miliar dengan menaungi anggota di 4 wilayah Banjar. Diantaranya; Banjar Tembau, Banjar Beng, Banjar Lebah dan Banjar Base. Dengan total kurang lebih 800 anggota kepala keluarga. “Pastinya sistem kerja hanya bermodal dengan membangun jalur kordinasi bersama beragam elemen pengurus desa adat. Baik dalam bentuk sosialisasi dan lain sebagainya. Dengan semangat keterbukaan pula, bahwasanya segala keuntungan dari LPD ini akan dikembangkan kembali dan diperuntukan untuk desa adat,” aku pria yang hanya lulusan SMA tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *