Lewat tangan dingin sosok I Ketut Latra Geminada bersama I Nyoman Witara selaku manajer, ‘Koperasi Sari Budi Sedana’ terus berorientasi pada titik sentral pengembangan ekonomi masyarakatnya sebagai sektor garda depan yang memfokuskan berbagai programnya unuk perputaran kegiatan perekonomian masyarakat dan para angota koperasi.
I Ketut Latra Geminada meyakini bahwa skala prioritas pengembangan UMKM dan sumber daya lokal yang ada akan dapat menstimulus menggerakkan roda perekonomian, serta kreativitas masyarakatnya.
Tentu ‘Koperasi Sari Budi Sedana’ telah melakukan banyak pembenahan dan proses untuk berada di titik saat ini, di mana animo masyarakat semakin meningkat dan terkonsolidasi. Karena seingat I Ketut Latra Geminada dulu saat masa awal koperasi ini dibentuk, hal yang paling menjadi tantangan adalah terletak pada sosialisasi dan penataran tentang dasar dibangunnya koperasi, serta tujuannya sebagai lembaga kemasyarakatan untuk saling merangkul dan men-support inisiatif masyarakatnya, agar dapat beriringan maju menggapai kesejahteraan bersama.

Baca Juga : Siap Hadir 24 Jam! Layani Perawatan Intensif Hingga Aneka Kebutuhan Hewan Peliharaan
Tak dipungkiri memang hal tersebut sangatlah penting untuk dilakukan, mengingat koperasi sendiri pada hakikatnya adalah suatu lembaga yang berlandaskan nilai – nilai sosial dan gotong royong dalam mengembangkan pembangunan wilayah dan mengakomodasi kebutuhan ekonomi masyarakatnya untuk dapat memperkuat basis ekonomi mandiri.
Maka, menurut I Ketut Latra Geminada aspirasi masyarakat adalah hal paling fundamental dalam membentuk dan berjalannya lembaga koperasi ini.
Dalam hal ini manuver dan program-program yang dijalankan ‘Koperasi Sari Budi Sedana’ harus benar-benar bisa bersinergi dengan seluruh lini dewan kepengurusan, anggota dan masyarakat untuk mewujudkan suatu program yang mengena dan sesuai dengan kondisi masyarakatnya.
Terlebih di masa-masa pandemi tahun belakangan ini yang meluluh lantakkan semua sektor perekonomian masyarakat Indonesia, tak terkecuali di Bali yang kebanyakan masyarakatnya merupakan pelaku di industri pariwisata.
