Karena mengelola koperasi menurutnya bukan menyangkut keuntungan individu, namun keguyuban untuk dapat maju bersama. Hal tersebut menjadi mindset dan juga visi bagi I Wayan Suardana dalam menjalankan amanah yang dijalankannya, sehinggga sikap disiplin dan integritas pun dapat terbentuk.
I Wayan Suardana lahir dan dibesarkan di lingkungan keluarga yang amat sederhana. Ayah dan ibunya berprofesi sebagai pedagang tulen. Maka, sedari kecil I Wayan Suardana pun telah terbiasa membantu pergulatan ekonomi keluarga dengan membantu orang tuanya berdagang. Aktivitas perdagangan pun telah lekat dan menjadi kegiatannya sehari-hari.
Baca Juga : ROM Physiotherapy Siap Mendorong Masyarakat Menyongsong Masa Depan dengan Aktivitas Hidup Sehat

Lembar kehidupan masa kecil, serta suri tauladan orang tuanya itulah yang mungkin tanpa sadar membangun semangat dan jiwa berdikari I Wayan Suardana, sehingga semangat dan jiwa berdikari itu masih ia pegang teguh untuk menjalankan lembaga koperasi yang diamanahkan kepadanya saat ini.
Berbicara tentang kunci suksesnya mengelola lembaga koperasi yang telah berdiri sejak tahun 2004 ini I Wayan Suardana tetap condong dan menyesuaikan arah kebijakannya dengan kondisi kebutuhan masyarakat desa. Seperti prosedur yang sederhana, proses yang singkat dan pendekatan personal yang menjadi faktor yang paling esensial untuk terus menumbuhkan kepercayaan dari berbagai lapisan masyarakat.
I Wayan Suardana juga meyakini bahwa kedekatan sosial dan emosional yang terbangun lewat komunikasi dan karakter yang adaptif dapat menjadi kekuatan dan salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja ‘Koperasi Sarwa Kama Prada’ untuk terus dinamis dan berdaya saing.

