“Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” SMK Bali Dewata Siap Mencetak Lulusan yang Berkarakter dan Mampu Bersaing di Dunia Industri

Tawarkan Program – Program Strategis di Dunia Kerja.
Menurut Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang “Sistem Pendidikan Nasional” menyatakan bahwa masyarakat memiliki hak untuk berperan serta dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi program pendidikan dan memiliki kewajiban untuk memberikan dukungan sumber daya dalam penyelenggaraan pendidikan, berdasarkan hal tersebut maka didirikanlah sekolah swasta “SMK Bali Dewata” pada tahun 2009, di dalam naungan “Yayasan Pendidikan Gita Asrama Mandala”.

Diawali dengan memiliki dua jurusan saja, proses waktu pun semakin mematangkan manajemen SMK Bali Dewata kian berkembang dengan menjadi lima program jurusan, yaitu Jurusan Akomodasi Perhotelan, di jurusan ini peserta didik dilatih untuk menyediakan jasa pelayanan di akomodasi pariwisata, Jurusan Jasa Boga, pada jurusan ini peserta didik diberikan pengetahuan dan keterampilan di bidang pengolahan, penyajian dan pelayanan makanan dan minuman atau Food and Beverage, Jurusan Multimedia, peserta didik dilatih dalam penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi, audio dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi, Jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) merupakan model pendidikan kejuruan yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi kemudian Jurusan Akuntansi & Keuangan Lembaga di jurusan ini peserta didik dibekali dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten, diantaranya meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta diklat dan mendidik peserta diklat agar menjadi warga negara yang bertanggung jawab.

Baca Juga : Kesungguhan Hati di Setiap Amanat, Cerminan Kesederhanaan dan Rendah Hati Sang Pemimpin Sejati

Di atas sebuah lokasi gedung lantai empat dan tanah sudah menjadi hak milik ketua Yayasan dengan luas 70 are. Gaya kepemimpinan Sutarsih di SMK Bali Dewata pun patut diperhitungkan. Sekolah yang berslogan “Disiplin adalah Sukses” dijelaskan alumni S2 Hukum, Mahendradatta ini, berprinsip mencerdaskan siswa maupun siswinya bukanlah perkara mudah. Hal inilah yang menjadikan perkembangan dalam sistem pendidikan harus terus dievaluasi, seberapa jauh anak didik sudah mampu mencerna pembekalan pendidikan yang diberikan. Sebagai pendidik, juga sudah sewajarnya menjadi role model bagi siswa siswi, tak hanya mengandalkan teori saja namun wajib mencerminkan diri sebagai guru yang patut menjadi suri tauladan. Sehingga rasa bakti dan hormat oleh anak didik kepada guru akan terpancar dengan sendirinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *