Integritas dan Kredibilitas Dalam Memenuhi Layanan Kesehatan Masyarakat

Integritas dan Kredibilitas Dalam Memenuhi Layanan Kesehatan Masyarakat

Integritas merupakan salah satu atribut penting atau kunci dalam membangun sebuah kredibilitas yang kemudian akan melekat dan dipercaya khalayak untuk mewujudkan segala ekspektasinya, termasuk dalam hal untuk memenuhi layanan kesehatan. Maka ukuran – ukuran prinsip dan sosok berkarakter kuatlah yang kemudian akan memiliki nilai-nilai yang membentuk kedekatan emosional seseorang untuk mempercayakan segala layanan kesehatan yang dibutuhkan. Mungkin Integritas dan kredibilitas inilah yang dimiliki oleh sosok bidan bernama ‘A.A. Putri Ari’. Bertahun-tahun mengabdi, dan mendapatkan amanah dari masyarakat, ia jadikan ilmu kebidanan yang ia miliki menjadi suatu darma untuk bekerja dengan niat yang tulus membantu masyarakat sekitarnya agar mendapatkan layanan kesehatan yang layak, tanpa pandang bulu.

Hal tersebut membawa karma yang baik bagi A.A. Putri Ari menuju kesuksesan yang gemilang. Mengawali karirnya dari tempat praktek kecil rumahan, hingga kini dapat membangun sebuah klinik bernama ‘Klinik Pratama Agung Medika’ yang menjadi sentral layanan kesehatan masyarakat Kabupaten Klungkung. Kesuksesan yang telah diraihnya saat ini, tentu memiliki perjalanan panjang dan pahit getir kehidupan yang mewarnai hidupnya.

A.A. Putri Ari lahir di Gianyar, ia adalah anak ke dua dari sembilan bersaudara, dengan kedua orangtuanya berprofesi sebagai petani. Kehidupan keluarganya pun jauh dari kata bergelimang harta, sehingga dengan keterbatasan ekonomi yang dimiliki, ia pun akhirnya dititipkan bersama pamannya yang kala itu lebih bernasib baik, dengan keadaan ekonomi yang berkecukupan. Jalan itu pun mau tak mau harus ia emban, karena di dalam benaknya saat itu hanyalah bagaimana caranya agar dapat terus melanjutkan pendidikannya. Di dalam hatinya telah terpatri bahwa pendidikan adalah prioritas utama yang kelak akan dapat menuntunnya menjadi orang yang berguna dan dapat mengubah garis takdir hidupnya.

Baca Juga : Berdoa dan Yakin Kepada Sang Pencipta, Akan Selalu Memberikan Jalan Cahaya

Dari sini mungkin kita bisa sejenak membayangkan, bahwa banyak anak-anak terpasung cita – citanya hanya karena tergilas roda kemiskinan. Namun dengan harapan dan kegigihan, ada saja jalan Tuhan untuk menyudahi kemalangan hidup yang tidak pernah terbayangkan.

A.A. Putri Ari pun tidak pernah menyia – nyiakan kesempatan yang telah dimilikinya untuk terus bisa melanjutkan sekolah. Maka kegiatan belajar pun diikutinya dengan tekun, termasuk juga dalam membantu pekerjaan – pekerjaan rumah pamannya. Walau tak jarang juga ia harus mengemban pekerjaan-pekerjan yang berat, namun seberat apapun itu, A.A. Putri Ari terlanjur bertekad untuk terus dapat melanjutkan sekolahnya, dan yang lebih mendasar dari semua itu adalah rasa syukur atas hadirnya kesempatan yang tidak boleh ia sia – siakan begitu saja. Karena ia sadar, bagaimanapun juga ia harus memiliki etika ketika menumpang tinggal, walaupun masih dalam lingkar keluarga.

Alhasil, dengan ketekunan yang ia miliki A.A. Putri Ari pun dapat terus melanjutkan pendidikannya hingga dapat menamatkan sekolah kebidanannya. Di awal karirnya, ia pun aktif membantu sebagai bidan desa yang memberikan pelayanan kesehatan pada ibu hamil, hingga melahirkan. Meski saat itu bisa dikatakan pelayanan yang dilakukan masih serba konvensional, nyatanya sikap profesionalisme, komunikasi yang baik dan rasa empatinya terhadap pasien, membuat namanya menuai kepercayaan di berbagai kalangan masyarakat.

Dari proses perjalanan itu, akhirnya A.A. Putri Ari mencoba membuka tempat praktik kecil di rumahnya yang kala itu semuanya ia kerjakan sendiri dengan mandiri. Dengan segala pengalamannya, maka tak ayal tempat prakteknya tersebut selalu menjadi pilihan masyarakat sekitar secara turun temurun untuk mendapatkan layanan kesehatan. Sehingga kredibilitasnya sebagai seorang bidan sudah tidak diragukan lagi.

Bertahun – tahun menjalankan praktik kebidanannya sendiri, akhirnya membawa seorang putrinya bernama ‘A.A. Dwi Wulantari’ yang kala itu beranjak dewasa tertarik akan aktivitas keseharian yang dilakukan oleh ibunya. Dari sanalah akhirnya A.A. Dwi Wulantari tergerak hatinya untuk turut serta membantu ibunda tercinta menjalankan kliniknya. Aktivitas tersebut pada akhirnya mebentuk karakter ananda A.A. Dwi Wulantari untuk melanjutkan studinya di bidang ilmu kedokteran, ia mempunyai tekad agar kelak dapat menjadi generasi yang dapat melanjutkan tongkat estafet layanan kesehatan yang telah dirintis sang ibunda.

Sehingga setelah menamatkan studi kedokterannya dr. A.A. Dwi Wulantari terhitung aktif membuka praktek bersama sang ibunda tercinta pada tahun 2008. Meski telah menyandang gelar dokter, di masa – masa awal membuka prakteknya, bisa dikatakan ia kalah bersaing dengan ibunda, karena nyatanya kebanyakan pasien di sana sudah kenal dan akrab terhadap sosok ibunda terlebih dahulu. Sehingga ketika pasien datang berkunjung, hal yang pertama kali di cari adalah layanan praktik bidan A.A. Putri Ari. Ironis sekaligus menggelitik, ketika membayangkan sosok dr. A.A. Dwi Wulantari harus berjuang dan bersaing dengan ibunya sendiri. Tentu saja bersaing di sini adalah dengan konotasi yang positif. Alhasil di awal karirnya sebagai dokter, aktivitasnya diisi dengan menjadi asisten sang ibu dalam merawat para pasien – pasiennya. Namun perlahan namun pasti, berselang 2 tahun, ia pun mulai mendapatkan titik terang dengan mendapatkan pasien yang masif untuk mendapatkan penanganan darinya. ‘Buah Jatuh Tak Jauh Dari Pohonnya’. Lebih kurang begitulah pepatah masa lampau yang masih dipandang aktual jika melihat proses perjalanan ibu dan anak ini. Berkaca pada kondisi tersebut, kita belajar bahwa aktivitas keseharian orang tua akan turut serta mempengaruhi perkembangan anak dengan efek internalisasi jangka panjang sehingga terserap dan memiliki ketertarikan yang sama, baik itu profesi maupun hobi.

Baca Juga : Terus Bertahan dan Beradaptasi Mengikuti Perubahan Positif di Masa Pandemi Global

Dan pada akhirnya di tahun 2019 peran dr. A.A. Dwi Wulantari sebagai generasi penerus lah yang kemudian menjadi roda penggerak dan berinovasi untuk mengembangkan tempat praktek pribadi ibunya menjadi sebuah klinik. Ia pun mulai menata segala fasilitas dan struktur pelayanan dengan cara yang lebih baik dan praktis. Hasilnya adalah, pada tahun 2020, sebuah Klinik bernama ‘Klinik Pratama Agung Medika’ resmi beroperasional di gedung barunya yang beralamat di Jalan Tihingan, Kec. Banjarangkan, Klungkung dan menjadi pilihan sentral masyarakat klungkung untuk mememenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan.

Dengan fasilitas layanan persalinan 24 jam, ‘Klinik Pratama Agung Medika’ terus mengedepankan hal-hal mendesak yang dibutuhkan masyarakat. Karena pesatnya perkembangan teknologi terutama informasi digital yang telah membuat manusia tidak lagi mengenal batasan waktu, ruang dan geografis. Transaksi dan urgensi pun harus dilakukan tanpa ada hambatan waktu. Konsep-konsep itu yang di rangkum dr. A.A. Dwi Wulantari sebagai generasi penerus untuk terus berinovasi agar ‘Klinik Pratama Agung Medika’ dapat memudahkan orang – orang agar selalu terkoneksi.

‘Klinik Pratama Agung Medika’ memiliki perencanaan yang baik untuk mendukung sistem informasinya dengan semakin ketatnya persaingan pada kegiatan usaha yang sejenis, maka ‘Klinik Pratama Agung Medika’ mempunyai fasilitas yang baik dengan didukung oleh sistem informasi yang tepat. Sebuah sistem yang dapat membantu mengoptimalkan peran strategis guna meningkatkan nilai informasi, mendukung dan menciptakan keunggulan kompetitif dan meningkatkan efektivitas dan layanan. Dengan itu A.A. Putri Ari sebagai pendiri beserta dr. A.A. Dwi Wulantari sebagai generasi penerus, secara kompak memantapkan langkahnya untuk terus meningkatkan efisiensi kliniknya agar rasa aman dan nyaman dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Dari perjalanan A.A. Putri Ari yang sukses menggapai impiannnya hingga dapat melahirkan generasi penerus kebanggaan. Kita belajar bahwa ketika mempunyai integritas untuk menggapai sesuatu, maka itu berarti kita harus siap dengan segala konsekuensinya. Ketika sudah memilih, maka wajib untuk terus berusaha mewujudkannya. Perkara gagal bukan masalah jikalau usaha telah maksimal. Karena hidup merupakan sebuah misteri yang tidak dapat kita duga – duga akan seperti apa dan bagaimana akhirnya.

Banyak hal yang kita inginkan dalam kehidupan ini, banyak pula harapan yang kita inginkan menjadi mungkin dan yang kita inginkan segera terjadi. Pada dasarnya hidup adalah sebuah rahasia, begitu pula dengan doa. Maka sebagai seorang insan A.A. Putri Ari meyakini bahwa lika-liku perjalanannya dalam meraih kesuksesan tak lepas dari campur tangan tuhan yang melapangkan setapak demi setapak jalan yang dilewatinya. Maka dalam perjalanan meniti karirnya, doa menjadi bukti pengakuan atas kelemahan manusia dan kebesaran Tuhan, meskipun kekuatan doa sangat luar biasa, namun tidak semua masalah selesai hanya dengan berdoa. Semua itu akan berjalan seiring jika dileburkan dengan semangat perjuangan dan kegigihan untuk mengubah garis takdir, demi orang – orang yang kita kasihi.

One thought on “Integritas dan Kredibilitas Dalam Memenuhi Layanan Kesehatan Masyarakat

Leave a Reply

Your email address will not be published.