Adalah sosok putra daerah bernama I Made Sukaartha, S.E yang juga aktif sebagai Kepala Lingkungan Banjar Begawan, Kelurahan Pedungan dan Ketua Ranting PDI Perjuangan, kemudian diamanahkan untuk memimpin dan mengemudikan laju lembaga keuangan berbasis gerakan sosial tersebut. Dengan berbagai manuver program dan langkah progresif, akhirnya ‘KSP Sapta Dharma Sedana’ kemudian resmi menjadi organisasi berbadan hukum pada tahun 2017 yang keberadaannya langsung disambut baik oleh masyarakat di wilayahnya.
Lembaga koperasi menjadi tumpuan bagi desa untuk tetap dapat bertahan di era globalisasi industri. Dalam menjalankan kinerjanya, I Made Sukaartha meyakini bahwa lembaga keuangan yang dapat berjalan selaras dengan sumber daya di wilayahnya merupakan faktor penentu keberhasilan pelaksanaan pengembangan infrastruktur dan industri yang dikelola oleh masyarakatnya.
Baca Juga : Kesungguhan Hati di Setiap Amanat, Cerminan Kesederhanaan dan Rendah Hati Sang Pemimpin Sejati

Karena pada kenyataannya, sebagai lembaga ekonomi sekaligus lembaga sosial, ‘KSP Sapta Dharma Sedana’ dapat tumbuh dinamis dari potensi sumber daya desa dan anggota dalam membangun sebuah ekosistem yang sehat dan saling menguatkan.
Maka tak ayal kepemimpinan I Made Sukaartha dalam membangun dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat itu, membuahkan hasil berupa apresiasi dan kepercayaan seluruh lapisan masyarakat.
Alhasil meski diterpa isu nasional terkait pandemi covid 19 di warsa terakhir ‘KSP Sapta Dharma Sedana’ dapat terus stabil dan menjadi sebuah lembaga yang berperan aktif dalam mempertahankan keseimbangan ekonomi di wilayah sekitarnya, sesuai dengan harapan awal koperasi ini dibentuk.
