Kegigihan Menempuh Perjalanan Jauh yang Terjal dan Berliku Berbekal Sepotong Doa Dapat Wujudkan Hidup yang Lebih Bermanfaat

Fasilitas Pendidikan adalah Investasi Masyarakat
Lebih dari 30 tahun mengajar, baru terpikirkan bagi pria lulusan S2 Manajemen Pendidikan UNDIKSA Singaraja ini untuk membuka les, karena menyaksikan anak – anak di sekitar tempat tinggalnya yang cenderung jajan sembarangan di luar jam sekolah mereka. Baru saja dibuka, ia langsung mendapat antusias penuh anak-anak yang bergabung. Otomatis, ia membutuhkan tenaga pengajar tambahan untuk mengajar di tempat les tersebut. Namun ada beberapa rekan – rekannya yang mengusulkan, mengapa ia tidak mendirikan sekolah saja. Mendengar respon seperti itu, ia merasa tertantang untuk mewujudkannya, jadilah ia merintis institusi pendidikan yang pertama di jenjang Playgroup dan Taman Kanak-Kanak (TK) Widiatmika pada 23 November 2003.

Baca Juga : Siap Hadir 24 Jam! Layani Perawatan Intensif Hingga Aneka Kebutuhan Hewan Peliharaan

Ratusan siswa yang diterima di sekolah tersebut kemudian menyusul itikad baik Sudiatma membuka jenjang-jenjang pendidikan selanjutnya, SD tahun 2005, SMP tahun 2010, kemudian SMA dan SMK di tahun 2018. Antusiasme yang terus berdatangan kemudian membuatnya berinisiatif untuk mendirikan satu wadah yang memayungi institusi pendidikan tersebut bernama “Yayasan Widiatmika” pada 2 Juli 2004. Sebagai sekolah swasta yang identik dengan biaya diatas sekolah negeri, Sudiatma tak menampik akan hal tersebut. Namun bukan tidak memungkinkan, keringanan biaya saat pandemi dan keluarga tidak mampu telah ia terbitkan. Seperti yang sudah terealisasi keringanan SPP selama tiga tahun saat pandemi dan pendekatan sosial yang dilakukan di tengah masyarakat rutin dilakukan saat menemukan anak-anak yang tidak mampu untuk sekolah. “Pendidikan ini investasi untuk masyarakat, terutama untuk generasi muda, agar tidak terjadi kemiskinan yang meregenerasi” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *