I Wayan Ratna Wijaya tumbuh dan dibesarkan dari keluarga yang amat sederhana, orang tuanya dahulu berprofesi sebagai petani dan pedagang. Dibesarkan oleh suri tauladan sosok orang tua yang bersahaja dan pekerja keras, I Wayan Ratna Wijaya tetap mendapatkan momen – momen indah yang penuh keceriaan, kehangatan dan kasih sayang kedua orang tua tercinta.
Sedari kecil I Wayan Ratna Wijaya telah dididik untuk dapat berdikari dalam mencukupi hajat hidup dan pendidikannya. Sosok I Wayan Ratna Wijaya telah ikut serta dan terjun langsung dalam pergelutan perekonomian keluarga sedari ia masih duduk di bangku sekolah dasar.
Demi untuk dapat terus bersekolah dan membantu perekonomian keluarganya, I Wayan Ratna Wijaya biasanya sepulang sekolah langsung menuju ke pantai untuk berjualan dan bekerja serabutan.

Baca Juga : Optimis Membentangkan Layar Semangat Untuk Masa Depan Industri Pariwisata
Meski keadaan ekonomi keluarganya saat itu terbilang pas – pasan, hal itu tak menjadi penghalang baginya untuk terus berjuang mengedepankan kebutuhan pendidikannya. Alhasil, hal itu juga yang akhirnya menjadi landasan tekad I Wayan Ratna Wijaya yang selalu ia pegang teguh, dengan berjanji pada diri sendiri bahwa pendidikan adalah bekal pokok bagi masa depannya.
Lembar kehidupan masa kecil inilah yang menjadi faktor fundamental yang membentuk karakternya hingga saat ini dapat terus bertumbuh dan beradaptasi dengan segala kondisi yang ada.
Dengan kegigihan dan komitmen yang kuat, I Wayan Ratna Wijaya membuktikan bahwa doa yang dileburkan dengan kerja keras akan berbuah manis pada waktunya. Ia pun meyakini bahwa perjalanannya hingga sampai di titik ini tidaklah lepas dari campur tangan Tuhan yang selalu membuka pintu kesempatan baginya.
Dengan tanggung jawab dan amanah yang ia pegang saat ini, I Wayan Ratna Wijaya masih mengingat akan wejangan ibunda tercinta. “Bahwa hidup harus kaya akan wawasan ilmu yang selaras dengan nilai – nilai spiritual agar dapat menjadi insan yang bermanfaat dan bermartabat.
