Secara personal Darmayuda berupaya hadir 24 jam melayani masyarakat secara fleksibel, tak harus saat ia berada di kantor perbekel saja, misalnya berhubungan dengan administrasi yang membutuhkan penyertaan bubuhan tandatangannya.
Baca Juga : Siap Hadir 24 Jam! Layani Perawatan Intensif Hingga Aneka Kebutuhan Hewan Peliharaan
Sebelum dan setelah Darmayuda terpilih sebagai Perbekel Desa Mas, ia mengungkapkan sisi spiritualnya yang tak pernah mangkir untuk memohon petunjuk kepada leluhur, terutama almarhum ayah. Meski tak memiliki pengalaman sama sekali di organisasi yang membutuhkan skill berbicara depan umum, ia seolah mendapatkan campur tangan dari Sang Pencipta dan ayahnya dalam membangun kepercayaan dirinya dalam menjawab keluhan masyarakat Desa Mas. Begitu juga saat turun ke lapangan, antara posisinya dan masyarakat sudah tidak ada gap lagi, namun tanpa mengurangi rasa hormat kepada dirinya sebagai pimpinan desa.

“Seperti membuang garam di laut tidak ada yang memperhatikan, sedangkan menuangkan garam ke masakan di kuali, akan lebih terasa nikmat”. Filosofi itulah yang ingin diimplementasikan Darmayuda dalam kepemimpinannya, tentu saja dibutuhkan kerjasama dengan masyarakat dan terjun langsung dari bawah, sehingga bantuan maupun pelayanan yang benar – benar membutuhkan akan tersalurkan secara tepat sasaran.
